Suara.com - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyampaikan usul kepada Asisten Personalia terkait mekanisme jumlah penerimaan bagi calon perwira prajurit karier agar lebih fleksibel dan tidak terpatok kepada angka yang ditentukan.
“Ini kan (jumlah) pria-wanita ini membatasi, sudah ditetapkan segitu. Jadi, kalau bisa, mulai tahun depan mungkin kuota pria dan wanita itu range, bukan angka,” kata Andika Perkasa yang dikutip dari kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, hari ini.
Ia memberikan contoh, misalkan total keseluruhan dari perwira PK yang akan diterima adalah 138 orang. Apabila menggunakan mekanisme yang saat ini berlaku, ditentukan kuota pria sebanyak 114 orang dan jumlah perempuan sebanyak 24 orang.
Ke depannya, Andika berharap agar jumlah tersebut dapat diganti menjadi range sehingga menjadi kuota pria berada di antara 100-114 orang, sedangkan kuota perempuan 24-34 orang.
“Jadi, alokasinya yang penting 138, tetapi jumlah pria dan wanitanya bisa fleksibel,” kata Andika ketika melakukan evaluasi terhadap mekanisme penerimaan perwira PK TNI Khusus Tenaga Kesehatan Tahun Anggaran 2022.
Dengan demikian, Andika berharap agar penerimaan perwira PK TNI khusus tenaga kesehatan dapat lebih mudah mengutamakan kualitas dan tidak semata-mata terpaku kepada kuota yang telah ditentukan.
Seleksi perwira PK TNI berdasarkan atas penilaian yang komprehensif dari berbagai bidang, mulai dari kesehatan, intelegensi atau kecerdasan, jasmani, hingga psikologi. Seleksi tersebut berlangsung dengan ketat untuk memastikan TNI memperoleh perwira terbaik.
Berdasarkan unggahan di kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, terlihat Andika dengan tegas menggugurkan peserta yang dinilai kurang baik dalam pengendalian diri di bawah tekanan.
“Ya sudah, drop,” kata Andika Perkasa.
Baca Juga: Prabowo: ASABRI Dibangun untuk Menjamin Masa Depan Prajurit TNI, Anggota Polri, dan ASN
Berita Terkait
-
Berapa Gaji AKP Hafiz Prasetia Akbar? Menantu Jenderal Andika Perkasa Jadi Kapolsek Geger
-
PA PK TNI 2025: Jadwal, Syarat, Link Pendaftaran, Jenjang Karier dan Gaji
-
Timothy Ronald Ejek Orang Nge-gym, Pendidikan Deddy Corbuzier hingga Ade Rai Lebih Mentereng
-
Drama Sengketa Pilkada Jateng Andika-Hendi vs Luthfi-Yasin: Pencabutan Gugatan Dikabulkan MK!
-
Gugatan Sengketa Pilkada Jateng Dicabut Pihak Andika Perkasa, Luthfi-Yasin Akan Gandeng PDIP
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate