Suara.com - Polisi menelusuri kasus seorang warga melakukan pelecehan seksual dengan cara merekam celana dalam perempuan di sebuah pusat perbelanjaan kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, Selasa (2/8/2022).
"Kita cek dulu ke sekuriti. Kita pastikan dulu. Kalau untuk laporan belum ada,” Kara Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Tanjung Duren, Jakarta Barat, Iptu Tri Baskoro Bintang ketika dikonfirmasi.
Walau sejauh ini belum ada laporan yang masuk ke Polsek, Bintang tetap memeriksa saksi yang ada di lokasi untuk memastikan kronologi peristiwa tersebut.
Sebelumnya, viral di media sosial sebuah video seorang laki-laki diduga mencoba merekam pakaian dalam seorang wanita di sebuah mall.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @merekamjakarta, terlihat pria berkaos hitam tersebut ditangkap petugas keamanan mal karena kedapatan merekam pakaian dalam perempuan.
Di saat yang sama, wanita yang menjadi korban juga memaki-maki pria tersebut sambil. "Ini nih manusia kurang ajar, ngapain lu videoin rok gua, ngapain lu videoin rok gua ?," kata wanita tersebut sambil berteriak.
Dalam keterangan unggahan video tersebut, korban berinisial M bersama pengasuh anaknya langsung memanggil pihak sekuriti untuk menangkap pelaku berinisial OK.
Dalam keterangan video tersebut juga dikatakan M tidak berniat memperpanjang kasus ini ke penegak hukum karena tidak tinggal di wilayah Jakarta. Dia hanya ingin OK mendapatkan sanksi sosial. (Sumber: Antara)
Baca Juga: Blak-Blakan! Iqlima Kim Mengaku Dijebak Razman Arif Nasution: Dicium di Dalam Mobil
Berita Terkait
-
Blak-Blakan! Iqlima Kim Mengaku Dijebak Razman Arif Nasution: Dicium di Dalam Mobil
-
Pesulap Merah Dikritik soal Pernyataan tentang Santet, Pengkritik Banjir Pujian: Keren Cara Kritiknya!
-
Kamarudin Sebut Laporan Pelecehan Istri Ferdy Sambo Pengalihan Isu: Orang Mati Tidak Bisa Dimintai Pertanggungjawaban
-
Bupati Lamongan akan Tentukan Nasib Kades yang Viral Tenggak Miras dan Goda Wanita
-
Heboh, Lesti Kejora Dituduh Pernah ke Orang Pintar Hingga Punya Ini, Publik: Itu Pertanda Buruk
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Misi Revolusi Hijau: Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik di Magelang Hari Ini
-
Sidak Random! BGN Temukan Bangunan Tak Layak 'Mirip Goa' Jadi SPPG di Bandung Barat
-
Korban Tewas Serangan Israel ke Lebanon Bertambah Jadi 254 Orang
-
Teka-teki Pengganti Anwar Usman: Istana Kantongi Nama Calon Hakim MK, Siap Dilantik Pekan Ini!
-
Bahlil Mohon Maaf ke Kader Golkar Sering 'Slow Respons', Ngaku Kurang Tidur Akibat Geopolitik
-
Wapres AS JD Vance Sebut Iran Bodoh Jika Gagalkan Gencatan Senjata Gegara Lebanon
-
Dubes UEA: Konflik Iran Bukan Perang Agama, 85% Rudal Justru Sasar Negara Arab, Bukan Israel!
-
Donald Trump Minta Bagian dari Tarif Tol Kapal Selat Hormuz
-
Trump Sebut Lebanon Tak Termasuk Kesepakatan Gencatan Senjata, Timur Tengah Memanas
-
Trump Ungkap Keuntungan Iran Setuju Buka Selat Hormuz: Akan Banyak Duit yang Dihasilkan