Suara.com - Meksipun masih dua tahun ke depan, panasnya pengajuan kandiddat calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) mulai terdengar di media sosial.
Berbagai nama santer didengungkan sebagai caper dan cawapres, termasuk Ketua DPR RI Puan Maharani dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Dalam hal ini, pengamat politik Handri Satrio (Hensat) yang juga merupakan akademisi menyebutkan bahwa jika Puan ingin maju Capres, maka dia perlu menggandeng Ganjar.
"Puan Maharani dan Ganjar Pranowo perlu enggak maju bareng di 2024? Kalau perlu maju bareng, Puan sebagai apa, Ganjar sebagai apa? Nah ini pendapat saya, terima kasih," tulis Hensat di akun Twitternya pada Jumat (5/8/2022).
Lebih lanjut Hensat menyebutkan bahwa Ganjar perlu mendampingi Puan jika mau maju jadi capres 2024 mendatang.
"Untuk memenangkan Pemilu 2024, khususnya Pilpres 2024 Puan Maharani dan Ganjar Pranowo perlu maju bersama engga? menurut saya perlu," ungkap Hensat dalam videonya.
"Puan Maharani sebagai calon presiden, harus menempatkan Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah, tokoh Jawa Tengah, bukan sebagi wapres, sebagai vote geter, ketua tim sukses lah misalnya," tambahnya.
Menurut Hensat, penempatan ganjar penting karena Jawa Tengah bisa menjadi kunci kemenangan Pilpres 20214.
"Makanya Puan Maharani perlu tuh ngajak Pak Ganjar kerja bersama-sama, Puan Capresnya Ganjar tim sukses atau vote geter," ungkap Hensat.
Baca Juga: Video Viral Kejutan Terakhir Brigadir J untuk Adiknya yang Ulang Tahun
"Saya rasa ide ini tidak akan ditolak untuk kader PDIP manapun," tambahnya.
Video tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Den @ganjarpranowo dengan selalu tingginya hasil survey harus maju nyapres dan jangan mau sekadar jadi Ketua Timses," komentar warganet.
"Puan sebagai wapres aja bakalan seru kali," imbuh warganet lain.
"Anak majikan partai sama petugas partai," tambah lainnya.
"Kompor tipis tipis, sat set sat set," tulis warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'
-
Status Jabatan Sekda Tangsel Menggantung, BKN Didesak Segera Keluarkan Surat Pengukuhan
-
KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya
-
Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan
-
'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel
-
Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid
-
Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'
-
Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB
-
Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk
-
Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito