Suara.com - Medical Check Up (MCU) menjadi layanan kesehatan unggulan di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah. Secara umum, MCU ini dilakukan untuk mendeteksi penyakit-penyakit yang ada pada jemaah haji khususnya jamaah yang dinilai memiliki risiko tinggi (risti).
"MCU merupakan layanan unggulan di KKHI Madinah. Dengan MCU ini dapat melakukan tindak lanjut berupa intervensi baik tindakan maupun pengobatan," kata koordinator dr Farida Muhammad, dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Selasa (9/8).
Farida mengatakan, MCU ini sebagai upaya pemerintah, melalui Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan mengawal kesehatan jamaah haji selama di Arab Saudi sampai tiba di Tanah Air.
"Tujuan akhirnya MCU ini dilakukan agar jamaah haji bisa sehat sampai ke Tanah Air," katanya.
Farida mengatakan, saat ini sebanyak 32 jamaah haji dari tujuh embarkasi mengikuti pelayanan kesehatan Medical Check Up (MCU) di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), Selasa (9/8) pagi waktu setempat. Hari ini merupakan MCU terakhir yang dilakukan tim kesehatan KKHI kepada jamaah haji gelombang dua sebelum pulang ke Tanah Air.
"Ada 32 jamaah dari tujuh embarkasi yang mengikuti program MCU," katanya.
Farida menuturkan, pemeriksaan MCU hari ini di antaranya pemeriksaan rekam jantung (EKG), gula darah sewaktu (GDS) Echocardiografi, dan konsultasi ahli penyakit dalam (Internist). Pemeriksaan penyakit dalam mulai dari Paru, Jantung, dan Rehab medik, Psikiatri, Neuro, Bedah dan THT.
"Pemeriksaan MCU dilakukan oleh sembilan dokter spesialis, tiga dokter umum dan dibantu tiga perawat," katanya.
Tren penyakit yang banyak dialami oleh jamaah haji ini di antaranya hipertensi, diabetes melitus (DM), jantung kongestif dan infeksi saluran napas atas (ISPA).
Baca Juga: Pendekatan Personal, Alasan Jemaah Lebih Bahagia Dirawat Dokter Indonesia
Berita Terkait
-
Pendekatan Personal, Alasan Jemaah Lebih Bahagia Dirawat Dokter Indonesia
-
Hadapi Badai Pasir dan Hujan di Madinah, Ini Imbauan untuk Jemaah
-
Satu Jemaah ONH Plus Masih Dirawat KKHI Madinah, Begini Kondisi dan Proses Pemulihannya
-
Terapi Kurma Efektif Percepat Penyembuhan Jemaah Haji
-
Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia, Selasa 9 Agustus 2022
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah
-
Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru
-
Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk