Suara.com - Sepasang suami istri (pasutri) asal Kabupaten Gianyar, Bali kini diamankan oleh Mapolda Bali usai terciduk membuat konten seks bertiga alias threesome.
Sang suami berinisial GGG (33) bahkan rela merekam istrinya Kadek SDS (30) melakukan hubungan seks dengan pria lain dari driver ojol hingga pria asing alias bule.
Lantas, apa yang mendorong pasutri itu untuk melakukan aksi nakal mereka?
Simak jawabannya pada deretan fakta berikut.
1. Demi konten, sang suami ajak istri buat konten prank ojol
GGG dan istrinya diketahui gemar membuat konten dewasa berupa prank ojol yang berakhir dengan adegan seks.
Adapun skenario yang biasa mereka pakai adalah memesan makanan melalui aplikasi ojol. Kemudian sang istri menggoda pengemudi ojol itu masuk ke kamar dan melakukan hubungan badan. Sang suami kemudian merekam sang istri bercinta dengan pengemudi ojol.
"Kadang juga suaminya hanya merekam video saja saat istrinya main dengan orang lain," jelas Wadirkrimsus Polda Bali, AKBP Ambariyadi Wijaya, dikonfirmasi Jumat (12/8/2022).
2. Telah produksi konten panas sejak 2019 silam
Baca Juga: 4 Fakta Oknum Driver Ojol Mesum di Bali, Korban Siswi SMA
Tak tanggung-tanggung, GGG bersama istrinya telah berkecimpung di dunia produksi konten panas sejak 2019 silam. Mereka telah membuat banyak video panas di berbagai hotel dan villa seantero Pulau Dewata.
Kini, konten-konten produksi mereka diamankan oleh pihak kepolisian.
"Banyak video yang diamankan," lanjut Ambariyadi.
3. Selain buat konten ojol, sang suami tawarkan istrinya kepada bule
Selain membuat konten seks dengan ojol, GGG rela menjajakan istrinya demi kepuasan para pria asing alias bule. GGG yang merupakan seorang pekerja pariwisata hobi mencari bule di berbagai kanal media sosial. Hal tersebut ditujukan untuk menawarkan istrinya melakukan seks bertiga alias threesome.
"Suaminya ini pekerja pariwisata. Dia mudah mencari bule dan menawarkan istrinya ke mereka. Lalu mereka ajak threesome," imbuh Ambariyadi.
Berita Terkait
-
Persib Susah Payah Bungkam Bali United, Frans Putros: Yang Penting Menang!
-
Kalahkan Bali United dengan 10 Pemain, Bojan Hodak Puji Kerja Keras Pasukannya
-
Kecewa Kalah dari Persib Bandung, Johnny Jansen: Bali United Seharusnya Menang
-
Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali
-
Ricky Fajrin Akui Persib Bandung Tim Bagus dan Salah Satu Favorit Juara
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada
-
Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!
-
Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama
-
Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal
-
Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil
-
Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati
-
Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia
-
Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!
-
Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari