Suara.com - Satu lagi kabar tidak mengenakkan datang dari institusi kepolisian. Setelah Mabes Polri menangkap Kasat Reserse Narkoba Polres Karawang, AKP Edi Nurdin Massa, kini giliran Pollda Jawa Timur menangkap Kapolsek Sukodono Sidoarjo, AKP I Ketut Agus Wardana.
Meski berasal dari wilayah tugas yang berbeda, keduanya memiliki kesamaan, yakni sama-sama ditangkap dalam kasus penyalahgunaan narkoba.
AKP Ketut Agus ditangkap Ditnarkoba Polda Jatim pada Selasa dini hari (23/8/2022) di mapolsek Sukodono, Sidoarjo ketika sedang mengonsumsi narkoba jenis sabu bersama dua anggota kepolisian lainnya.
Tanpa pikir panjang, AKP Agus Ketut digelandang ke Polda Jatim dan langsung di tahan di tahanan Propam Polda Jawa Timur.
Siapakah sosok Kapolsek Sukodono AKP I Ketut Agus Wardana? Berikut adalah ulasannya.
Sekilas sosok AKP I Ketut Agus Wardana
AKP Ketut Agus menjabat sebagai Kapolse Sukodono, Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur sejak September 2021. Ia ditugaskan untuk menggantikan Kapolse Sukodono sebelumnya, yakni Iptu Warji'in Krise.
Ketika resmi menjabat sebagai Kapolsek Sukodono, AKP I Ketut Agus Wardana dilantik langsung oleh Kapolresta Sidoarjo, yakni Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro.
Sebelum menjabat sebagai Kapolsek Sukodono, AKP Ketut Agus pernah berada di garda terdepan dalam pemberantasan narkoba di Polresta Sidoarjo.
Baca Juga: Penggerebekan Lokasi Judi di Medan Dinilai Cuma 'Ecek-ecek', Ini Tanggapan Kapolrestabes
Ketika itu ia menjabat sebagai Kanit Idik I Satresnarkoba Polresta Sidoarjo pada 2021. Sebelum itu, ia pernah menjabat sebagai Kasie Propam Polresta Sidoarjo dengan pangkat Iptu.
Namun kini AKP Ketut Agus bernasib nahas. Setelah sebelas bulan menjabat sebagai Kapolsek Sukodono, ia ditangkap di kantornya sendiri oleh Ditnarkoba Polda Jatim, atas dugaan penyalahgunaan narkoba.
AKP I Ketut Agus dinyatakan positif narkoba
Setelah ditangkap dan digelandang ke Mapolda Jawa Timur, AKP I Ketut Agus Wardana langsung menjalani tes urin untuk mengetahui apakah dirinya positif menggunakan narkoba atau tidak.
Tak hanya AKP Ketut Agus, ketiga anggota polisi yang ikut ditangkap dengan dirinya juga ikut menjalani tes urin yang dilakukan oleh Petugas Bidpropam Polda Jatim.
Dan begitu hasilnya keluar, AKP I Ketut Agus Wardana beserta tiga anggota polisi lainnya dinyatakan positif narkoba jenis sabu.
Berita Terkait
-
Penggerebekan Lokasi Judi di Medan Dinilai Cuma 'Ecek-ecek', Ini Tanggapan Kapolrestabes
-
Oknum Propam Polres Dumai Ditangkap Terkait Ribuan Ekstasi Terancam Dipecat
-
Buntut Kapolsek Sukodono Tertangkap Nyabu, Pejabat Polresta Sidoarjo Ramai-ramai Dites Urine
-
Kapolsek dan Anak Buahnya Terlibat Narkoba, Kapolres Sidoarjo Sebut Sanksi Terberat Pemecatan
-
Oknum Propam Polres Dumai Dikabarkan Dibekuk Terkait Peredaran Narkoba
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Siap-siap! Kemenhan Siapkan 4.000 ASN dari 49 Instansi Kementerian-Lembaga Ikuti Komcad Mulai April
-
Jelang Lebaran, Menpan RB Ingatkan ASN Jaga Integritas dan Tolak Bingkisan Gratifikasi
-
Mensos Gus Ipul Serahkan Santunan Duka pada 23 Prajurit TNI AL Korban Longsor Cisarua
-
Tak Ada Rencana Reshuffle Jelang Ramadan dan Lebaran, Pemerintah Lagi Fokus Lakukan Ini
-
DPR Setujui Hibah Kapal Patroli Jepang Senilai 1,9 Miliar Yen, Apakah Ini Menguntungkan?
-
Menaker Yassierli: Perusahaan Wajib Bayar Upah Penuh Karyawan Selama WFA Lebaran 2026
-
Jaksa Ungkap Kemahalan Harga dalam Sidang Korupsi Pengadaan Chromebook Kemendikbudristek
-
Roy Suryo Cs akan Boyong Bonatua Silalahi Jadi Ahli Meringankan di Kasus Ijazah Jokowi
-
TP PKK Pusat Salurkan Bantuan Kepada Korban Bencana Banjir Bandang di Kabupaten Bireuen
-
Heboh Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, Refly Harun: Hasil Penelitian Roy Suryo 99,9 Persen Palsu