Hasil penyelidikan lanjutan terkait kasus pembunuhan Brigadir J adalah adanya 24 anggota Polri yang dicopot dari jabatan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersikap tegas terhadap anggota Polri yang tidak transparan dan profesional dalam menangani kasus tersebut.
Berikut ini fakta-fakta 24 anggota Polri dicopot karena kasus pembunuhan Brigadir J.
Daftar Nama 24 Polri yang Dimutasi ke Pelayanan Markas (Yanma):
- Kombes Budhi Herdi Susianto, Kapolres Metro Jakarta Selatan
Dimutasi sebagai Yanma Polri - Kombes Murbani Budi Pitono, Kabag Renmin Divpropam
Dimutasi sebagai Pamen Yanma Polri - Kombes Leonardo David Simatupang, Pemeriksa Utama Propam Polri
Dimutasi sebagai Pamen Yanma - Kombes Susanto, Kabag Gakkum Roprovost Divpropam
Dimutasi sebagai Pamen Yanma Polri - AKBP Handik Zusen Kasubdit III Ditreskrimum Polda Metro Jaya
Dimutasi sebagai Yanma Polri - AKBP Ari Cahya, Kanit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri
Dimutasi sebagai Yanma Polri - AKBP Jerry Raymond Siagian Wadirkrimum Polda Metro Jaya
Dimutasi sebagai Yanma Polri - AKBP Raindra Ramadhan Syah Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Metro Jaya
Dimutasi sebagai Yanma Polri - AKBP H. Pujiyarto Kasubdit V Ditreskrimum Polda Metro Jaya
Dimutasi sebagai Yanma Polri - Kompol Dermawan Kristianus Zendrato Kanit V Subdit I Ditreskrimum Polda Metro Jaya
Dimutasi sebagai Yanma Polri - Kompol Abdul Rahim Kanit II Subdit IV Ditreskrimum Polda Metro Jaya
Dimutasi sebagai Yanma Polri - AKP Idham Fadilah Panit II Unit III Den A Ropaminal Divpropram Polri
Dimutasi sebagai Pama Yanma Polri - AKP Bhayu Vhishesha Kanit II Subdit I Ditreskrimum Polda Metro Jaya
Dimutasi sebagai Pama Yanma Polri - AKP Dyah Chandrawati Paur Subbagsumda Bagrenmin Divpropam Polri
Dimutasi sebagai Pama Yanma Polri - AKP Irfan Widyanto Kasubnit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri
Dimutasi sebagai Pama Yanma Polri - Iptu Januar Arifin Pamin Den A Ropaminal Divpropam Polri
Dimutasi sebagai Yanma Polri - Iptu Hardista Pramana Tampubolon Panit I Unit 1 Den A Ropaminal Divpropam Polri
Dimutasi sebagai Yanma Polri - Ipda Arsyad Daiva Gunawan Kasubnit I Unit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan
Dimutasi sebagai Yanma Polri - Brigpol Frillyan Fitri Rosadi BA Roprovos Divpropam Polri
Dimutasi sebagai BA Yanma Polri - Bripka Ricky Rizal Wibowo BA Satlantas Polres Brebes Polda Jawa Tengah
Dimutasi sebagai BA Yanma Polri - Briptu Firman Dwi Ariyanto Banum Urtu Roprovos Divpropam Polri
Dimutasi sebagai BA Yanma Polri - Briptu Sigid Mukti Hanggono Banit Den A Ropaminal Divpopam Polri
Dimutasi sebagai BA Yanma Polri - Bharada Richard Eliezer Pudhihang Lumiu Anggota Ton 2 KI 1 Yon C Resimen I Paspelopor Korbrimob Polri
Dimutasi sebagai TA Yanma Polri - Bharada Sadam Ton 3 KI Markas Yon D Resimen I Paspelopor Korbrimbob Polri
Dimutasi sebagai TA Yanma Polri
Dimutasi atas Rekomendasi dari Itsus karena Melanggar Etik
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dedi Prasetyo menjelaskan 24 anggota Polri tersebut dimutasi berdasarkan rekomendari dari Inspektorat Khusus Polri yang diduga melanggar etik kepolisian.
Sebanyak 24 polri tersebut diduga tidak profesional menangani Tempat Kejadian Perkara.
Sebelumnya 83 Personel Polri Diperiksa
Sebelum mendapat 24 nama yang dimutasi, pihak kepolisian memeriksa 83 personel Polri yang diduga melakukan pelanggaran etik atas proses penanganan kasus kematian Brigadir J.
Pengumuman Mutasi
Baca Juga: Viral Foto Brigadir J Nyetrika Baju Anak, Apa Fungsi dan Tugas Ajudan Seharusnya?
Pengumuman mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri dengan nomor surat ST/1751/VIII/KEP./2022 tanggal 22 Agustus 2022 yang ditandatangani oleh AS SDM Polri Irjen Pol Wahyu Widada.
35 Orang Direkomendasikan untuk Penempatan Khusus
Dari 83 orang yang diperiksa, sebanyak 35 orang direkomendasikan untuk penempatan khusus. Kemudian yang melaksanakan patsus ada sebanyak 18 orang.
Selanjutnya sebanyak 3 orang yakni Ferdy Sambo, Ricky Rizal, dan Richard Eliezer ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana Brigadir J.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Viral Foto Brigadir J Nyetrika Baju Anak, Apa Fungsi dan Tugas Ajudan Seharusnya?
-
Viral Video Eks Pengacara Bharada E Deolipa Yumara Keceplosan Sebut Dirinya Intelijen Negara, Netizen Percaya?
-
Ferdy Sambo Izinkan Kak Seto Berikan Pendampingan Psikologi Anak-anaknya
-
100 Personel Polri Diduga Terlibat Kasus Brigadir J, 18 Orang Ditahan di Tempat Khusus
-
Ferdy Sambo 'Seret' Hampir 100 Polisi Atas Kasus Pembunuhan Brigadir J, Sebagian Ditahan di Patsus
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar