Suara.com - Sisa masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria akan berakhir dua bulan lagi. Nantinya jabatan Anies akan digantikan oleh Penjabat (PJ) Gubernur.
Lalu siapakah yang cocok mengisi kekosongan tersebut usai nantinya ditinggalkan Anies-Riza?
Terkait hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta mengatakan hanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengetahuinya.
"Yang cocok menggantikan Pak Anies-Ariza dalam Pj Gubernur itu Pak Jokowi yang lebih tahu," di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Sabtu (27/8/2022).
Riza menyebut Jokowi dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang lebih mengetahui dan memahami siapa figur yang cocok untuk memimpin DKI Jakarta.
Menurut Riza, figur yang cocok yakni figur yang memiliki kemampuan dalam kepemimpinan, manajemen, diterima semua partai dan kelompok masyarakat dan dapat bekerja sama dengan pemerintah pusat.
"Kewenangannya beliau (Presiden Jokowi) bersama Pak Tito dan juga beliau lebih tahu siapa yang dianggap memahami kompleksitas permasalahan di DKI Jakarta, memiliki kemampuan leadership dan manajemennya, figur yang dianggap diterima oleh semua partai diterima oleh semua kelompok masyarakat yang sangat plural yang bisa bekerja sama dengan Pempus dan Pemda dan lain sebagainya itu Pak Jokowi yang paling tahu," kata dia.
Ketika ditanya siapa nama penjabat gubernur (PJ) yang cocok dari Partai Gerindra, Riza enggan menjawab. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi yang memiliki kewenangan terkait penjabat gubernur.
"Ya jangan, saya tidak ingin mendahului ya kita serahkan kepada beliau," katanya,
Sebelumnya saat momentum peringatan HUT Kemerdekaan ke 77 RI, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan jabatan gubernur DKI masih tetap akan ada. Namun yang hanya tinggal dua bulan lagi adalah dirinya.
"Gubernur DKI Jakarta tidak dua bulan lagi, Gubernur DKI Jakarta akan selalu ada di provinsi. Ini Anies Baswedan yang hanya tinggal dua bulan," ujar Anies saat ditanya wartawan soal jabatannya yang tinggal dua bulan lagi, di Plaza Selatan Monas,Jakarta, Rabu (17/8/2022).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menegaskan, meski jabatannya tinggal dua bulan lagi, roda Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus berjalan.
Nantinya jabatan gubernur DKI Jakarta akan diteruskan oleh Penjabat (PJ) Gubernur DKI Jakarta. Hal tersebut kata Anies untuk memastikan soal kesehatan, ketersediaannya pendidikan, peluang kerja hingga peluang mendapatkan perekonomian yang lebih luas bagi warga DKI Jakarta.
"DKI Jakarta akan terus menjalankan tugasnya untuk memastikan bahwa kesehatan tetap Jakarta. Pendidikan tersedia, peluang kerja lebih luas lagi. Kesempatan untuk mendapatkan perekonomian lebih luas. Jadi bangkit itu dalam semua aspek ya semangatnya meningkat ya karyanya lebih banyak," tutur dia.
"Harapannya setiap keluarga pun merasakan perasaan kebangkitan yang sama," sambungnya.
Tag
Berita Terkait
-
DPRD DKI Akan Gelar Rapat Bamus Usulkan Pemberhentian Anies-Riza, Wagub : Itu Proses yang Harus dilalui
-
DPRD DKI Akan Gelar Rapat Bamus Bahas Usulan Pemberhentian Anies-Riza Pekan Depan di Bogor
-
Zulhas, Ganjar, Anies dan RK Jadi Favorit Kader PAN di Capres 2024, Keputusan akan Disampaikan Nanti Malam
-
Buka Pameran Flora dan Fauna 2022, Anies Sebut Pemprov Konsisten Upayakan Ruang Ketiga Untuk Interaksi Sosial
-
Anies Baswedan: Hari ini di Kota Tua Kita Menengok ke Masa Depan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Studi Oxford: Hampir Separuh Penduduk Dunia Terancam Panas Ekstrem pada 2050
-
Diduga Adu Kecepatan, 4 Fakta SUV Mewah Jetour T2 hangus Terbakar Usai Ditabrak BMW di Tol Jagorawi
-
Geger Temuan PPATK, Rp992 Triliun Perputaran Duit Tambang Emas Ilegal, Siapa 'King Maker'-nya?
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku