Suara.com - Misteri keterlibatan Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan Brigadir J mulai mendapatkan titik temu. Putri Candrawathi kembali memberikan beberapa pengakuan terkait isu pelecehan seksual di balik kematian Brigadir J.
Sederet fakta pun terbongkar soal peran Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan tersebut. Apa saja? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
1. Diperintahkan Sambo untuk mengubah TKP
Terbaru, Putri Candrawathi mengaku diperintahkan oleh suaminya, Ferdy Sambo untuk mengubah tempat kejadian pelecehan yang dituduhkan dilakukan oleh Brigadir J.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik berdasarkan pengakuan dari Putri Candrawathi.
2. Kejadian pelecehan terjadi di Magelang
Lebih lanjut, Putri menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi di Magelang. Putri diminta oleh Sambo untuk mengakui kejadian itu terjadi di Duren Tiga.
Berdasarkan pengakuan tersebut, Komnas HAM menyebut Putri Candrawathi sudah berbohong, karena dalam laporan awal kasus ini, Brigadir J dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap Putri.
Peristiwa yang terjadi mengenai hal tersebut, disebut sebagai pemicu terjadinya penembakan terhadap Brigadir J yang telah dilakukan oleh Bharada E.
Baca Juga: Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Tolak Peragakan Adegan Bersama Bharada E, Ada Apa ?
Meskipun begitu, pengakuan yang telah diungkapkan oleh Putri tersebut harus dibuktikan agar tidak terjadi lagi simpang siur kabar seperti di awal kasus ini mulai terungkap.
3. Bersikukuh telah terjadi pelecehan seksual
Dari informasi yang telah beredar, Putri Candrawathi berkukuh telah menerima tindakan pelecehan seksual dari Brigadir J. Namun, Putri mengaku terdapat keterangan yang diubah mengenai hal tersebut yaitu tentang kejadian perkara.
Putri mengaku bahwa suaminya, Sambo, memerintahkan Putri untuk mengubah tempat kejadian perkara (TKP).
4. Tanggapan pengacara Brigadir J
Diketahui, pengacara pihak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak merespon sinis pengakuan dari Putri Candrawathi. Berdasarkan penuturan dari Kamaruddin, pengakuan Putri tersebut tidaklah masuk akal.
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Tolak Peragakan Adegan Bersama Bharada E, Ada Apa ?
-
Gunakan Baju Tahanan, Wajah Ferdy Sambo jadi Sorotan : Mukanya Masih Songong
-
Diteriaki Wartawan Menyesal atau Tidak Bunuh Brigadir J, Begini Reaksi Ferdy Sambo di Tengah Proses Rekonstruksi
-
Setelah Berpelukan di Sofa, Ferdy Sambo dan Istri Tolak Satu Adegan dengan Bharada E
-
Mantan Kabareskrim Sebut Ada Faktor Psikologis Jadi Alasan Bharada E Gunakan Peran Pengganti Saat Adegan Dengan Sambo
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Sisi Gelap Penjarahan Fasilitas Jakarta: Antara Desakan Perut Urban dan Lemahnya Sistem Pengawasan
-
WNI Gabung Militer Asing: Iming-Iming Gaji Besar, Namun Status Kewarganegaraan Jadi Taruhan
-
Kasatgas Tito Pimpin Rakor Pembahasan Bantuan Rumah dan Bantuan Sosial Pascabencana
-
Partai Gema Bangsa Resmi Usung Prabowo di 2029: Ingin Akhiri Cengkeraman Oligarki!
-
Jakarta Siaga, BMKG Bunyikan Alarm Hujan Lebat Hari Ini
-
Akankah Rocky Gerung Hadir? Polda Metro Tunggu Kedatangannya Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Jaga Marwah Non-Blok, Connie Ingatkan Presiden Tak Sembarang Bayar Iuran Dewan Perdamaian
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag