SpaceX juga membuat pernyataan publik pertamanya tentang penemuan ini dan mengatakan tim-nya akan mengunjungi Australia untuk memeriksa puing-puing secara langsung.
Kereta terlambat juga dialami warga di Sydney
Mereka yang menggunakan transportasi umum di Sydney jadi harus lebih bersabar karena makin banyak jadwal kereta yang terlambat minggu ini.
Kenapa ini bisa terjadi? Serikat pekerja kereta, bis, dan tram di Sydney mengatakan mereka tidak ingin mengoperasikan kereta yang tidak memenuhi standar minimum perawatan.
Aksi industri transportasi umum ini sebenarnya sudah berlangsung sejak akhir tahun lalu sejak ada kekhawatiran seputar keselamatan kereta yang baru.
Serikat percaya jika akan potensi negosiasi dengan pihak-pihak terkait, tapi tetap banyak warga Sydney frustasi akibat keterlambatan jadwal kereta.
Ada nasi bungkus di Australia
Dan rangkuman berita dari Australia hari ini kami tutup dengan nasi bungkus yang terus digemari di Australia.
Mariah Papadopoulos dari ABC Indonesia mencoba datang ke beberapa restoran Indoensia di Melbourne untuk cari tahu kenapa mereka mulai menjual nasi bungkus.
Jangan lupa tonton videonya di halaman Facebook kami!
Baca Juga: Sampah Luar Angkasa SpaceX Ditemukan di Australia
Berita Terkait
-
AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?
-
IPO SpaceX Ditargetkan 2026, Valuasinya 28 Kali Lebih Besar dari BBCA
-
Roket Reusable Zhuque-3 Milik China Siap Saingi SpaceX
-
Starlink Down di Indonesia: Kapasitas Penuh Hentikan Pengguna Baru
-
Sukses Setelah Tiga Penundaan, Satelit Nusantara Lima Kini Mengorbit di Angkasa
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel
-
Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah
-
Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan
-
Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional
-
Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong