Suara.com - Pria berinisial J (35) dibacok oleh dua orang tidak dikenal (OTK) sewaktu sedang menutup toko miliknya di Jalan Sekip Ujung, Matraman, Jakarta Timur. Kekinian, dua orang pembacok J sedang diburu polisi.
"Benar (sedang diburu dua pelaku)," ujar Kanit Reskrim Polsek Matraman Iptu Sutrisno saat dikonfirmasi, Jumat (2/9/2022).
Sutrisno menyebut korban kini sudah membuat laporan terkait kejadian tersebut ke Polsek Matraman. J masih menjalani perawatan di rumah sakit usai mengalami luka bacok di bagian tangan, punggung dan ketiak.
"Istri korban yang datang ke kantor kami untuk membuat laporan polisi. Korban sampai saat ini masih di Rumah Sakit Persahabatan. Korban masih dalam keadaan kesadaran penuh," kata Sutrisno.
Kronologi Pembacokan
J (35) dibacok dua orang tidak dikenal (OTK) di Jalan Sekip Ujung, Matraman, Jakarta Selatan pada Kamis (1/9) kemarin pukul 02.00 WIB.
Insiden pembacokan terjadi saat korban sedang menutup toko miliknya. Diketahui, J sehari-hari bekerja sebagai pedagang warung kelontong.
"Pada hari Kamis 1 September 2022 sekitar jam 02.00 WIB korban hendak menutup warung dengan mengangkuti galon-galon air kosong dari depan warung dimasukkan ke dalam," kata Kanit Reskrim Polsek Matraman Iptu Sutrisno dalam keterangannya, Jumat (2/9/2022).
Tiba-tiba saat korban sedang beristirahat, dua pelaku pembacokan mendatangi korban sambil mengacungkan celurit. Kedua pelaku mengancam korban untuk menyerahkan handphone.
"Korban didatangi pelaku dua orang masing-masing mengayunkan senjata tajam celurit serta berkata 'HP..HP..HP mana'," terang Sutrisno.
Sutrisno menyebut J yang merasa ketakutan pun memenuhi keinginan pelaku. Kedua pelaku kemudian memaksa korban untuk memberikan sejumlah uang, namun korban menolaknya.
"Namun pelaku tidak puas minta uang dan korban tidak memberikan," jelasnya.
Kedua pelaku pun merasa emosi dan melampiaskan amarahnya dengan cara menyerang korban dengan celurit. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian tangan, punggung serta ketiak. Setelah itu, kedua pelaku langsung melarikan diri.
Berita Terkait
-
Polisi Ringkus Anggota Dua Geng Pelaku Pembacokan di Semarang
-
Seorang Warga Sipil Ditembak OTK di Dogiyai, Korban Alami Luka di Tangan
-
Viral Pria Main HP di Pinggir Jalan Tewas Dibacok, Satu Pelaku Pembunuhan di Tanjung Priok Tertangkap
-
Viral Video Tawuran di Tenda Cinus Bogor Diwarnai Aksi Lemparan Bom Molotov, Polisi Ungkap Fakta Ini
-
Sempat Kabur dan Ngamen di Subang, Tersangka Pembacokan di Cirebon Diserahkan oleh Keluarganya ke Polisi
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali
-
Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital
-
KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'
-
Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung
-
Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?
-
11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius