Suara.com - Tentu sudah sepatutnya manusia tidak membuang hajatnya, baik buang air kecil maupun air besar, di sembarang tempat.
Namun wanita di kejadian menggegerkan berikut ini tampaknya tidak punya pemahaman yang sama. Pasalnya dia tertangkap basah nekat membuang air kecil di lantai kereta yang ditumpanginya.
Mengutip World of Buzz, peristiwa menjijikkan ini terjadi di Singapura, lebih tepatnya di salah MRT yang melaju di negara kecil tersebut.
"Seorang wanita di Singapura dilaporkan membuang air kecil di sebuah MRT yang melaju menuju Jurong East," ungkap World of Buzz, dikutip Suara.com pada Jumat (2/9/2022).
Insiden tak biasa ini terjadi pada Senin (29/8/2022) sekitar pukul 00.30 dini hari waktu setempat. Dilaporkan pula pelakunya adalah seorang wanita yang ditaksir berusia akhir 20-an.
Wanita itu terlihat tak memakai masker, membuat wajahnya begitu membekas di ingatan penumpang lain di MRT tersebut. Ia juga dilaporkan berkali-kali batuk selama di dalam MRT.
Awalnya ia duduk di bangku sebagaimana penumpang MRT yang lain. Sampai akhirnya ia terlihat bangkit dari bangkunya dan berjalan beberapa gerbong, apalagi karena MRT dini hari itu tak terlalu ramai penumpang.
Setelah berjalan sekitar 3 gerbong dari tempatnya semula, wanita itu merasa menemukan tempat yang dirasanya "nyaman", yakni di salah satu bangku yang terletak di sudut.
Tanpa basa-basi wanita itu melepas celana pendek yang dipakainya kemudian buang air kecil, membiarkan hajatnya menggenangi lantai kereta begitu saja.
Baca Juga: Pria Ini Rela Tukar Tanah Kavling dengan Motor 2 Tak Legendaris, Gokil!
Tentu saja aksi ini langsung membuat banyak penumpang merasa jijik. Salah satu di antara mereka bahkan langsung meninggalkan bangkunya dan berpindah ke gerbong berikutnya.
Yang lebih menjijikkan lagi, wanita ini juga langsung turun setelah kereta mencapai tujuan akhirnya yakni Jurong East, tanpa usaha untuk membersihkan atau bertanggung jawab atas aksi nekatnya.
Ancaman Sanksi Denda untuk Orang yang Nekat Buang Air Kecil Sembarangan
Melansir peraturan yang berlaku di Singapura, pelaku buang air kecil sembarangan seperti wanita nekat tersebut bisa didenda sampai sebesar 1.000 Dollar Singapura atau setara Rp10,6 juta untuk pelanggaran pertama.
Bila tertangkap melakukan pelanggaran berikutnya, denda yang dijatuhkan juga akan berlipat ganda, yakni sebesar SGD 2.000 di pelanggaran pertama dan seterusnya.
Sementara di Indonesia juga ada peraturan serupa yang berlaku, tetapi biasanya diatur lewat peraturan daerah masing-masing.
Misalnya urusan buang air kecil sembarangan diatur oleh Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 dan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 221 Tahun 2009.
Berdasarkan peraturan ini, pelanggarnya bisa diancam dengan pidana kurungan paling singkat 10 hari dan paling lama 60 hari, atau denda paling sedikit Rp100.000 dan paling banyak Rp20 juta.
Berita Terkait
-
Pesan Ustaz Abdul Somad untuk Orang Tua yang Sekolahkan Anaknya di Pesantren: Jangan Jenguk dengan Uraian Air Mata
-
Anak Terekam Dugem, Haji Faisal Beri Tanggapan
-
Coba Filter Tebak Benda Pakai Bahasa Inggris, Pemuda Ini Malah Gunakan Bahasa Jawa, Endingnya Kocak
-
Viral Dugaan Lakukan Kekerasan Terhadap Kru, Sutradara Andi Bachtiar Yusuf Dipecat
-
Tahanan Melahirkan di Sel, Keluarga Diminta Jemput Bayi dalam Satu Jam, Publik Sentil Kak Seto dan PC: Adilkah?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!
-
Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa
-
Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021