Pasar dirancang secara sukarela, jadi tidak ada yang akan dipaksa untuk membeli kredit.
[Foto]
Apakah akan ada pangsa pasar untuk kredit ini?
Kredit alam yang digunakan sebagai penyeimbang punya masalahnya tersendiri. Tapi mengapa sebuah bisnis yang berorientasi pada keuntungan akan memilih membelanjakan uangnya untuk lingkungan?
"Karena ada tuntutan dari investor mereka, pemegang saham dan pelanggan mereka," kata Menteri Tanya.
Menurutnya, para pelaku bisnis sudah mengatakan ingin menghabiskan uang untuk melindungi dan memperbaiki lingkungan, tapi sulit melakukannya tanpa skema kredit.
"Tanpa sertifikat, bisnis yang ingin berinvestasi di alam harus membuat kontrak jangka panjang dengan pemilik tanah, atau mereka harus membeli tanah dan menjadi pemilik tanah sendiri," katanya.
"Jauh lebih mudah untuk memperdagangkan sertifikat atau kredit, sama lebih mudahnya untuk berdagang dengan uang daripada barter."
Dengan dorongan global agar perusahaan mengumumkan dampak mereka terhadap alam, seperti yang sekarang mereka lakukan untuk iklim, Menteri Tanya yakin perusahaan akan semakin berupaya berinvestasi secara sukarela untuk memperbaiki alam.
Basha Stasak dari Australian Conservation Foundation skeptis jika nantinya akan ada permintaan untuk kredit ini.
Baca Juga: Halodoc Jadi Satu-satunya Perusahaan Telehealth yang Unjuk Gigi di 4th DEWG Meeting G20 Bali
"Kami tentu belum melihatnya, tetapi ini adalah pertanyaan besar, yang belum benar-benar diuji di Australia," katanya.
Adakah kemungkinan gagal dari skema ini?
Ada banyak cara "pasar alam" bisa berakhir salah, yang bisa lebih buruk bagi lingkungan ketimbang tidak melakukan apa-apa sama sekali, seperti yang terus ditegaskan Menteri Tanya.
"Pasar yang buruk bisa jadi lebih buruk daripada tidak ada pasar sama sekali, jika itu dirancang dengan buruk, atau di bawah regulasi, atau jika hanya sekedar greenwash atau menciptakan insentif yang buruk," katanya.
"Skema ini perlu dibangun di atas dasar yang kokoh."
Pertama, mungkin tidak ada cukup permintaan untuk kredit, dan sangat sedikit yang bisa dilakukan, meski ada investasi yang signifikan dari pemerintah dan pemilik tanah.
Tapi yang paling buruk adalah jika skema ini tidak diterapkan dengan baik, maka kredit itu sendiri bisa jadi jelek, seperti kritik soal sistem kredit karbon Australia.
Berita Terkait
-
Tampil Kalcer Padukan Fungsi dan Estetika Dalam Balutan Skutik Retro
-
Resmikan Kantor PPID, Mendagri: Peluang Pasarkan Produk Kerajinan Daerah
-
Tumpahan Tanah Tutupi Jalan, Lalu Lintas Simpang Lima Senen Macet Parah
-
Tutup Rakernas XVII APKASI, Mendagri Ajak Kepala Daerah Atasi Persoalan Bangsa
-
Oase di Lorong 103 Timur Koja: Tentang Ikan, Sampah, dan Rezeki yang Hanyut
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
Terkini
-
Gerindra Menyesalkan Sudewo Jadi Tersangka KPK, Dasco Sampai Ungkap Pesan Menohok Prabowo ke Kader
-
Percepat Durasi, Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakati RUU Hukum Acara Perdata Jadi Inisiatif DPR
-
Pramono Anung Siap Berlakukan PJJ bagi Siswa jika Jakarta Banjir di Hari Sekolah
-
Miris Lihat Tunjangan Pegawai Pengadilan Rp400 Ribu, Habiburokhman: Ini Ngeri-ngeri Sedap!
-
Menembus Jurang 200 Meter, Helikopter Basarnas Evakuasi Satu Korban Pesawat ATR 42-500
-
Ahli Polimer Ungkap Risiko BPA Mengintai dari Galon Lanjut Usia
-
Kebocoran Gas Diduga Picu Kebakaran Pabrik Tahu di Pesanggrahan
-
Belasan Tiang Listrik Roboh di Mandalika, Bupati Lombok Tengah Kerahkan 5 OPD
-
Suami Wamendikti Stella Christie Kecelakaan Ski di AS, Alami Cedera Berat dan Dirawat di ICU
-
PDIP Rombak Anggotanya di DPR, 15 Legislator Pindah Komisi