Suara.com - WhatsApp sebagai aplikasi chatting terpopuler di seluruh dunia melakukan sejumlah perubahan terbaru. Perubahan-perubahan baru tersebut dilakukan untuk memperbaiki beberapa kekurangan pada WhatsApp yang kerapkali dikeluhkan oleh para pengguna. Lantas apa saja perubahan baru WhatsApp 2022?
6 Perubahan Baru WhatsApp
Berikut ini beberapa perubahan terbaru dari WhatsApp yang semakin menguntungkan pengguna.
1. Dapat mengirim file yang berukuran lebih dari 2 GB
Perubahan baru yang diterapkan WhatsApp pertama yaitu pengguna disuguhkan dengan peningkatan kapasitas pengiriman file yang semakin bertambah. Jika sebelumnya WhatsApp hanya mengizinkan mengirim file atau dokumen dengan ukuran maksimal yaknj 100 MB, kini pengguna WhatsApp dapat mengirim file hingga ukuran maksimal 2 GB.
Dengan adanya perubahan ini, para pengguna dapat mengirim file yang berukuran 20 kali lipat dibandingkan peraturan sebelumnya. Pengiriman file lebih dari 2GB tersebut hadir di aplikaso WhatsApp Android versi 2.22.17.76 dan WhatsApp iOS versi 22.18.76.
2. Dapat menonaktifkan atau mute peserta panggilan grup
Perubahan baru WhatsApp selanjutnya yaitu emampuan untuk membisukan atau mute suara dari peserta group call. Jika sebelumnya dalam melakukan panggilan group, pengguna hanya dapat membisukan suaranya sendiri.
Akan tetapi saat ini, WhatsApp menerapkan perubahan baru, di mana para pengguna bisa membisukan suara pengguna lain saat sedang melakukan panggilan suara group. Fitur ini telah hadir dalam WhatsApp Android versi 2.22.17.76 dan WhatsApp iOS versi 22.18.76.
Baca Juga: Ingin Ubah Font Whatsapp, Pakai Cara Ini
Untuk dapat menerapkan fitur tersebut, pengguna dapat mengklik dan menahan kolom dari anggota grup yang hendak dibisukan. Selanjutnya akan muncul menj “mute (nama kontak)” dan “Message (nama kontak)”. Tekan ikon “Mute (nama kontak)” untuk membisukan panggilan dari kontak tertentu.
3. Keluar grup secara diam-diam
Perubahan baru yang satu ini dirasa paling dinanti-nanti para pengguna. Saat ini, WhatsApp telah mengizinkan pengguna untuk keluar grup secara diam-diam.
Sebagaimana diketahui, jika selama ini pengguna ketika keluar grup akan meninggalkan sebuah jejak berupa tulisan “(nama pengguna) keluar/left”. Namun tenang saja, karena saat ini ketika pengguna meninggalkan grup tanpa meninggalkan jejak.
Sayangnya, fitur ini belum bisa dinikmati oleh semua pengguna. WhatsApp nampaknya akan menggulirkan fitur secara bertahap kepada para penggunanya. Selain itu, tidak sepenuhnya pengguna dapat menghilangkan jejak ketika ia keluar grup.
Pasalnya, pengguna lain akan tetap bisa melihat status pengguna di grup melalui menu “view past participants”. Dengan menu ini pengguna lain akan tetap bisa melihat kapan seorang pengguna meninggalkan grup ataupun dikeluarkan dari grup dalam kurun waktu selama 60 hari terakhir.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT
-
Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI
-
Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas
-
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!