Suara.com - Nama Hendrar Prihadi baru-baru ini ramai menjadi perbincangan. Ini setelah namanya disebut oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, sebagai satu dari tiga nama yang memiliki potensi diusung sebagai calon gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2024 mendatang.
Hendrar Prihadi atau lebih akrab dengan sapaan Hendi lahir dan tumbuh di Kota Semarang. Ia lahir pada tanggal 3 Maret 1971.
Hendi merupakan putra bungsu dari 10 bersaudara pasangan Sunarso dan Sutarmi. Ayahnya merupakan seorang tentara dengan pangkat terakhir kapten.
Hendi pernah menempuh pendidikan di Unika Sugiopranoto, Semarang. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya dengan mengikuti program Magister jurusan Manajemen di Universitas Diponegoro, Semarang.
Hendi pun berhasil menyandang gelar doktor setelah lulus dari FISIP Universitas Diponegoro.
Karier profesional Hendi bermula pada saat dirinya bekerja sebagai staf tenaga pengajar di Universitas Katolik Soegijapranata. Pada tahun 2001, Hendi mengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sampai pada tahun 2004.
Setelah mengabdikan ilmunya di dunia pendidikan, Hendi kemudian membentangkan namanya di dunia politik. Ia mengawali karier sebagai Ketua KNPI Jawa Tengah dan menjabat selama dua periode, dari tahun 2004 hingga tahun 2011.
Setelah itu, Hendi masuk ke partai politik dan menjadi kader di PDIP. Pada Pemilu 2009, ia mendaftarkan diri sebagai caleg PDIP, lalu sebagai anggota DPRD Jawa Tengah untuk periode 2009-2014.
Namun, Hendi hanya merasakan jabatan sebagai anggota DPRD selama beberapa bulan saja. Hendi kemudian maju dalam Pilkada Kota Semarang tahun 2010 sebagai calon wakil wali kota.
Pada saat itu, Hendi dipasangkan dengan Soemarmo Hadi Saputro sebagai calon wali kota. Pasangan tersebut kemudian memenangkan kontestasi.
Kemudian, di tahun 2012, Soemarmo ditangkap dan ditahan oleh KPK karena terbukti melakukan korupsi APBD Kota Semarang pada tahun 2011.
Sebagai wakil wali kota saat itu, Hendi ditunjuk untuk menjadi Plt Wali Kota Semarang. Di tahun 2013, Hendi dilantik sebagai Wali Kota Semarang definitif.
Tidak cukup sampai disitu, Hendi terus meniti kariernya di dunia politik. Ia memutuskan maju kembali menjadi Wali Kota Semarang untuk periode 2016-2021.
Pada saat itu, sosoknya dipasangkan dengan Hevearita Gunaryanti Rahayu dan berhasil memenangkan kontestasi.
Hendi kembali maju sebagai Wali Kota Semarang untuk periode kedua yaitu pada tahun 2021-2024 dan kembali dipasangkan dengan Hevearita. Pasangan tersebut kembali menang dalam pemilihan Wali Kota Semarang tersebut.
Berita Terkait
-
Buntut Kasus Pemerkosaan Remaja di Hutan Kota Rawa Malang, Wagub DKI Bakal Tutup Semua Tempat Prostitusi
-
Jadi Kawasan Permukiman, Legislator DKI Sebut Anies Bertindak Sesuai Legalitas
-
Momen Anies Baswedan Tampil Baca Puisi saat Pembukaan Kembali Graha Bhakti Budaya TIM
-
Anies Pastikan Tak Ada Komersialisasi Seni Budaya di TIM Jakarta
-
Jadi 'Bottle Neck' Kemacetan, Anies Kaji Penyebab Macet di Perempatan Fatmawati Jaksel
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat Pendidikan, Batas Usia, dan Ketentuan Fisik
-
Jaksa Incar Aset Mewah Nadiem, Izin Sita Tanah-Bangunan di Dharmawangsa Diajukan ke Hakim
-
Anggota DPRD DKI Minta Bank Jakarta Benahi Keamanan Siber Sebelum IPO 2027
-
Pulang Nongkrong Ditangkap Polisi, Orang Tua Terdakwa Demo Berharap Bisa Idul Fitri Bersama Anak
-
Niat Kencan Berujung Petaka: AP Dituntut 1 Tahun Bui, Diduga Korban Salah Tangkap Demo Agustus