News / Internasional
Senin, 10 Oktober 2022 | 14:30 WIB
Paus Fransiskus [Foto: ANTARA]

Giorgia juga menentang pemberian kewarganegaraan bagi anak-anak migran yang lahir di Italia atau bersekolah di sekolah Italia.

Pada rapat umum di Milan beberapa pekan menjelang pemilihan umum lalu, Girogio mengatakan: "Saya tidak ingin bangsa ini hilang, saya tidak merasa masalah penurunan angka kelahiran dapat diselesaikan dengan mengundang imigran, seperti yang dikatakan [partai] kiri. Saya ingin keluarga kita memiliki anak."

Partai sayap kanan Italia sudah lama bersikeras jika pemberian kewarganegaraan harusnya hanya melewati garis darah Italia.

Proposal terbaru dari partai-partai kiri menyerukan untuk membiarkan anak-anak imigran yang lahir di Italia, atau  yang tiba sebelum berusia 12 tahun, untuk mendaftar warga negara setelah mereka menyelesaikan setidaknya lima tahun sekolah di Italia.

Usulan tersebut hingga kini masih ditangguhkan.

Diproduksi oleh Erwin Renaldi dari laporan ABC News

Load More