Suara.com - Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo alias FX Rudy diberikan sanksi usai menyatakan secara terang-terangan bahwa dirinya mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang memberikan pernyataan siap nyapres.
FX Rudy dipanggil menghadap ke internal partai PDI Perjuangan untuk memberikan klarifikasi sekaligus menerima sanksi.
Sanksi yang diterima FX Rudy pun diketahui lebih berat daripada Ganjar Pranowo. Kabar Rudy yang disanksi itu pun tentu tak luput dari telinga Ganjar.
Menanggapi hal tersebut, Ganjar menilai sikap PDI Perjuangan sudah tepat. Peringatan kepada Rudy itu dianggap baik supaya partai yang menaunginya itu semakin solid.
"Gapapa, itu jadi peringatan kan jadi solid lah partai ya," ungkap Ganjar dilihat Suara.com dari tayangan KOMPASTV, Kamis (27/10/2022).
"Baik juga sih, saling mengingatkan gitu," pungkasnya santai.
PDIP beri sanksi keras ke FX Rudy sebagai kader senior
Berdasarkan pantauan Suara.com, pembacaan sanksi dilakukan langsung oleh Ketua DPP PDIP bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun disaksikan oleh Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto dan FX Rudy.
Komarudin mengawali pembacaan sanksi dengan nada yang berat. Ia tampak menahan emosinya sebab FX Rudy merupakan teman seperjuangannya di PDIP.
Baca Juga: Hadiri Pernikahan Yeni Inka, Ganjar Pranowo: Yang Patah Hati Ngacung
"Pemeriksaan terhadap Pak Rudy memang agak sedikit lama karena sebagai kader senior, dan Pak Rudy sebagai teman seperjuangan," kata Komarudin di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Rabu (26/10/2022).
Komarudin akhirnya menjatuhi sanksi keras dan terakhir terhadap Rudy. Rudy dianggap melanggar keputusan Kongres PDIP 2019 terkait dengan urusan capres-cawapres menjadi ranah Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputeri.
"Setelah dilakukan klarifikasi tadi, saudara dinyatakan melanggar keputusan kongres yang telah diputuskan bahwa semua menyangkut calon presiden dan wakil presiden adalah kewenangan ibu Megawati Soekarnoputri, seluruh kader tertib, tanpa kecuali," ujarnya.
"Karena pak Rudy ini adalah kader senior, maka tentu sanksi juga harus lebih berat. Karena itu kita jatuhkan sanksi peringatan keras dan terakhir pada saudara FX Rudyatmo," sambungnya.
Tag
Berita Terkait
-
Hadiri Pernikahan Yeni Inka, Ganjar Pranowo: Yang Patah Hati Ngacung
-
PDI Perjuangan Berikan Sanksi pada FX Hadi Rudyatmo Karena Dukung Ganjar Pranowo Jadi Capres
-
Puan Maharani Tak Mungkin Jadi Cawapres Prabowo, Politikus PDIP: Nggak Masuk Akal, PDI Perjuangan Itu Presiden!
-
Lirik Potensi Market Anyar, Ganjar Dorong Pengembangan Enam Bandara Komersil dan Perintis di Jateng
-
Antisipasi Bencana Jangka Panjang, Ganjar Pranowo Gencarkan Tanam Pohon di Lahan Kritis
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!