Suara.com - Sejumlah mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) beramai-ramai mendatangi Mabes Polri pada Kamis (27/10/2022) siang hari. Mereka mengaku prihatin dengan apa yang terjadi pada Polri belakangan ini.
Adapun para eks Kapolri tersebut menemui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membahas terkait dengan kondisi Korps Bhayangkara yang belakangan ini dirundung berbagai perkara.
Mantan Kapolri yang "turun gunung" di antaranya adalah:
- Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri
- Jenderal (Purn) Roesmanhadi
- Jenderal (Purn) Chaerudin Ismail.
- Jenderal (Purn) Tan Sri Dai Bachtiar
- Jenderal (Purn) Soetanto
- Jenderal (Purn) Timur Pradopo
- Jenderal (Purn) Badrodin Haiti
Beberapa di antara mereka mengaku merasa terpanggil untuk mendatangi Mabes Polri. Pertemuan tersebut dilaksanakan Gedung Rupatama, Mabes Polri. Pertemuan tersebut berakhir pada pukul 11.33 WIB.
Tidak hanya Listyo Sigit, purnawirawan juga menemui seluruh Pejabat Utama Mabes Polri.
Dalam kedatangan itu, para purnawirawan Polri tidak hanya untuk memberikan saran saja, tetapi juga hendak melihat, mendengar, dan juga mengetahui apa yang sudah dilakukan Polri.
Selain itu, mereka juga ingin mengetahui rencana apa yang akan dilakukan selanjutnya, serta apa yang tengah dilakukan oleh para pejabat Polri dalam mengatasi situasi yang belakangan ini dihadapi oleh instansi kepolisian tersebut.
Tidak hanya itu, para purnawirawan juga mengaku memberikan semangat dan dorongan kepada Polri, terutama Kapolri untuk tetap tabah dan juga berpikiran rasional untuk menghadapi situasi yang sulit seperti sekarang ini.
Para purnawirawan memastikan bahwa kedatangannya ke Mabes Polri tersebut bukan dimaksudkan untuk menghakimi atau menggurui para pejabat Polri yang saat ini tengah menjabat.
Baca Juga: Sejumlah Mantan Kapolri Temui Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ini Tujuannya
Tentunya dengan harap, pertemuan yang dilakukan tersebut dapat memberikan perbaikan pada jajaran Polri saat ini.
Belakangan diketahui, pertemuan yang dilakukan oleh mantan Kapolri memang kabarnya sudah rutin dilaksanakan. Namun, pertemuannya yang dilaksanakan hari ini dilakukan untuk memberi masukan terkait dengan adanya peristiwa yang belakangan ini dialami oleh Polri.
Terlebih lagi, tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri saat ini diketahui tengah menurun.
Dengan adanya hal tersebut, diharapkan kepercayaan masyarakat yang diketahui sempat menurun terhadap Polri bisa dikembalikan, bahkan bisa lebih ditingkatkan, dengan berbagai langkah yang konkret.
Berdasarkan beberapa sumber, menyebutkan bahwa citra positif Polri dalam setahun terakhir terus mengalami pemerosotan. Hal tersebut terjadi karena berbagai isu dan permasalahan yang terus menghantam nama Polri.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Sejumlah Mantan Kapolri Temui Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ini Tujuannya
-
Kawal Proses Hukum, Wali Kota Malang Janji Sampaikan Tuntutan Aremania ke Kapolri dan Komnas HAM
-
Banyak Petinggi Polri Dapat Jabatan Strategis di Pemerintahan Jokowi, Pengamat: Bisa Jadi Alat Pertahanan Kekuasaan
-
Tujuh Jenderal Purnawirawan Polisi Temui Kapolri Listyo, Ada Apa?
-
Pernyataan AKBP Ari Cahya Dalam BAP Disorot Tidak Ditanya Tapi Dijawab, Jaksa Tegas Minta Soal Ini Jangan Bohong!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB