Suara.com - Kasus sindikat uang palsu yang diungkap oleh Polres Kediri kini memasuki tahap penyidikan. Penangkapan terhadap tersangka pun telah dilakukan.
Kasus ini pun mencuat usai pihak kepolisian mengungkap diantara tersangka yang tertangkap, ada salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam kejahatan ini. Ia adalah Sahid Danuji atau SD yang merupakan ASN Kementerian Agama (Kemenag) Grobogan, Jawa Tengah.
Sahid ditetapkan menjadi salah satu tersangka Polda Jatim atas kasus tindak pidana uang palsu. Ia juga kini terdaftar sebagai guru di salaj satu MTs di Grobogan.
Dalam melancarkan aksinya, Sahid memiliki peran penting dalam pendanaan untuk pembelian alat-alat atau mesin cetak serta bahan baku pembuatan dan poduksi uang rupiah palsu ini. Bahkan, nominal uang yang telah tercetak mencapai sekitar Rp 2 miliar.
Di balik kasusnya ini, Sahid juga dikenal aktif di berbagai organisasi dan lembaga. Bahkan, ia masuk dalam calon ketua PC NU Grobogan 2022-2027 beberapa waktu lalu namun tidak terpilih.
Plt Kepala Kemenag Grobogan Ahmad Muhtadi pun menyayangkan aksi Sahid Danuji yang terseret dalam kasus peredaran uang palsu lintas provinsi ini. Ia menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu proses hukum yang menjerat anggotanya tersebut.
"Terlebih (Sahid) juga masih sebagai PNS. Kami menunggu proses hukum yang berjalan. Setelah itu baru bisa ambil sikap. Yang pasti Sahid harus berani bertanggung jawab atas apa yang diperbuatnya," jelas Muhtadi.
Dalam kehidupan sehari-harinya, Sahid merupakan warga Desa Karanglangu, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan. Ia mulai berkiprah di berbagai organisasi keagamaan, seperti NU sejak 2002 sebagai kader Ansor.
Ia juga dipercaya menjadi bendahara PAC Ansor Kedungjati. Kiprahnya di organisasi tersebut membuatnya juga akhirnya terpilih sebagai bendahara MWC NU Kedungjati. Selang berapa lama, ia kemudian masuk di jajaran pengurus PC NU Grobogan periode 2017-2022 sebagai wakil bendahara.
Baca Juga: 5 Fakta Guru MTs di Grobogan Terlibat Kasus Uang Palsu, PBNU Angkat Bicara
Tak hanya di NU, ia juga menjadi ketua Ikatan Persaudaran Haji Indonesia (IPHI) Kedungjati, ketua Forum Santri Indonesia (FSI) Grobogan, ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Grobogan, hingga pengelola sebuah pondok pesantren (ponpes).
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
5 Fakta Guru MTs di Grobogan Terlibat Kasus Uang Palsu, PBNU Angkat Bicara
-
Diduga Terlibat Mambuat Uang Palsu Rp2 Miliar, Seorang ASN Kemenag Grobogan Jadi Tersangka
-
Parah! Oknum ASN Kemenag Terlibat Kasus Uang Palsu Ternyata Guru Madrasah Tsanawiyah, Diduga Beredar Rp 1,2 Miliar
-
ASN Kemenag Kabupaten Grobogan Terlibat Kasus Uang Palsu, Diperkirakan Sudah Beredar Rp 1,2 Miliar
-
Ngeri, Guru MTs di Grobogan Rogoh Rp 3,3 Miliar untuk Cetak Uang Palsu
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!