Sebelumnya, Viktor Kamang dan rekan-rekannya diminta untuk memeriksa sejumlah nomor ponsel. Fakta tersebut terungkap melalui persidangan kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada hari Senin (7/11/2022).
Pada saat itu, Viktor Kamang dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan dengan terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Ricky Rizal Wibowo, dan Kuat Ma’ruf.
Melalui persidangan tersebutlah, Viktor kamang menjelaskan bahwa Bareskrim Polri meminta pihaknya untuk memeriksa sejumlah nomor ponsel.
Bahkan kabarnya, Viktor menyebut bahwa Bareskrim Polri meminta sebanyak dua kali untuk melakukan pemeriksaan pada sejumlah nomor ponsel.
Viktor Kamang pun telah melakukan pemeriksaan pada seluruh nomor yang diminta oleh Bareskrim polri. Namun, dikatakan oleh Viktor Kamang, ia hanya bisa mengecek satu nomor saja.
Dalam keterangan yang diberikan oleh Viktor, ia menyerahkan bentuk fail kepada penyidik Bareskrim Polri.
Fail tersebut diketahui berisikan tentang email sampai dengan percakapan yang dilakukan oleh pengguna nomor telepon yang bersangkutan.
Selintas terkait dengan sosok Viktor Kamang. Seperti sudah dijelaskan olehnya, bahwa ia merupakan alumni dari salah satu universitas ternama di Indonesia, yaitu Universitas Indonesia.
Viktor Kamang juga merupakan selebtwit dengan pengikut berjumlah 170 ribu pengikut. Viktor merupakan lulusan S1 Fakultas Hukum dan Magister Hukum Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Saat ini, ia bekerja sebagai Legal Counsel PT XL Axiata.
Baca Juga: Kerab Mengubah Keterangan di Ruang SIdang Adzan Romer Jujur Faktor Takut Sama Ferdy Sambo
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Kerab Mengubah Keterangan di Ruang SIdang Adzan Romer Jujur Faktor Takut Sama Ferdy Sambo
-
Tak Jujur karena Takut Tuhan atau Takut Mati? Eks Ajudan Romer: Takut Sama Pak Sambo
-
Mata Merah Ferdy Sambo Saat Berfoto dengan Anaknya
-
Beda Gelagat Kodir ART Sambo: Lancar Jawab Pengacara, Dicecar Jaksa Ciut Kayak Orang Sakit Gigi
-
Diungkap Saksi Adzan Romer, Putri Candrawathi Ternyata Bisa Lihat Penembakan Brigadir J dari Kamar?
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir