Suara.com - Ekonom senior Rizal Ramli buka-bukaan bahwa dia pernah diminta suami Megawati Soekarnoputri, Taufiq Kiemas untuk membantu istrinya belajar ekonomi.
Rizal Ramli sendiri menyebut bahwa hubungan dia dengan Taufiq memang cukup dekat meskipun dirinya sering kali mengkritisi Megawati.
Permintaan itu dilakukan Taufiq sebelum Megawati menjadi Presiden RI yang kelima.
"Saya ingat tuh, sehabis penyerbuan markas PDI, waktu itu Bang Taufiq bilang 'Zal gue yakin banget setelah ini bini gue jadi presiden'," ungkap Rizal Ramli dalam perbincangannya di kanal YouTube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia.
Atas dasar itu Taufiq meminta dua hal pada Rizal Ramli. Petama dicarikan teman agar bisa membantu di ranah internasional, yang kadua Rizal Ramli diminta untuk mengajari ibunda Puan Maharani itu soal ekonomi.
"Akhirnya saya setuju seminggu sekali saya ke Kebagusan [kediaman Megawati], diskusiin ajarin Mega soal ekonomi," kata Rizal Ramli.
Namun pelajaran itu tak berjalan mulus, pasalnya Rizal Ramli sendiri tahu bahwa Megawati tak menyukai ekonomi.
"Sampai beberapa mingu, Mbak Mega pada dasarnya enggak suka ekonomi kan, akhinya dia bilang 'Rizal kita ngobrol umum aja deh' kita akhirnya ngobrol sejarah, cerita Bung Karno, cerita lukisan, dan lain-lain," ujar Rizal Ramli.
"Nah setelah dua jam kan Taufiq nunggun di luar, aku keluar kan Taufiq nanya Zal gimana bini gue ekonominya gimana, saya jawab bagus kok bagus banyak kemajuannya," tambahnya sambil tertawa.
Baca Juga: Pengamat Sebut Jangan Sampai Isu Resesi Ekonomi Global Bikin Masyarakat Ketakutan
Hingga kemudian, karena pelajaran ekonomi tak menarik bagi Megawati dia undur diri dan menyerah untuk mengajari istri Taufiq Kiemas itu.
"Tapi lama-lama kan kita evaluasi, ini enggak benar ini, aku ke Bang Tufiq bilang lagi sibuk mohon maaf aku enggak bisa lagi [ngajar Megawati]," kenangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri
-
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar Sekarang