Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat suku Dayak yang telah mendukung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Jokowi juga sempat menanyakan kembali kepada masyarakat suku Dayak atas dukungannya itu.
Pertanyaan itu dilontarkan Jokowi saat berpidato pada pembukaan Bahaupm Bide Bahana Tariu Borneo BangkuleRajakng, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (29/11/2022).
"Apakah saudara betul-betul mendukung, benar?," tanya Jokowi.
"Benar," jawab ratusan warga suku Dayak yang hadir.
"Benar ibu kota Nusantara di Kalimantan?," tanya Jokowi lagi.
Jokowi menekankan bahwa karena pembangunan IKN Nusantara itu di Kalimantan, maka penting bagi dirinya dukungan dari masyarakat suku Dayak.
"Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dukungan yang diberikan masyarakat Kalimantan utamanya dari suku Dayak terhadap pembangunan ibu kota Nusantara di Kalimantan," terangnya.
"Karena kita akan membangun ibu kota Nusantara di pulau Kalimantan tentu saja dukungan dari masyarakat suku Dayak sangat sangat dibutuhkan," tuturnya.
Pesan Stabilitas Politik
Baca Juga: Buntut Komentar 'Capres Berambut Putih', Demokrat: Itu Tanda Penuaan
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga sempat membahas perihal kondusifitas tahun politik.
"Saya titip sebentar lagi tahun depan kita akan masuk ke tahun politik karena bulan Februari 2024 ini tinggal setahun. Ini akan ada pilihan legislatif dan pilihan presiden dan wakil presiden," ucapnya.
Jokowi menitipkan agar jangan sampai ada gesekan muncul di tengah tahun politik. Ia tidak mau nantinya ada yang mengadu domba dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum atau Pemilu 2024.
"Jangan sampai ada yang gesekan hindari, jangan sampai ada yang benturan, hindari, jangan sampai ada yang apalagi mengadu domba hati-hati sekali lagi kita ini beragam suku 714 suku banyak sekali," ucapnya.
"Jangan sampai ada gesekan di tahun politik," tegasnya.
Berita Terkait
-
'Jusuf Kalla Suka Dagang Informasi' Rizal Ramli Blak-blakan JK Suka Bisniskan Pengetahuan dalam Istana
-
Jokowi Persilakan Siapapun untuk Tafsirkan Pernyataannya tentang Pemimpin Berambut Putih
-
Respons Ucapan 'Siap Tempur' Benny Ramdhani, Elite Demokrat: Provokatif dan Penuh Kebencian
-
CEK FAKTA: Jokowi Ambil Alih Persidangan Pembunuhan Yosua, Ferdy Sambo Diseret Untuk Dieksekusi, Benarkah?
-
Soal Pemilu 2024, Presiden Jokowi Minta Tak Ada Politik Adu Domba: Negara Ini Harus Aman!
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut
-
Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!
-
KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar
-
Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat
-
Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran
-
BKT Jadi Incaran! Lampu Jalan Terus Dicuri, Sudin Bina Marga Jaktim Sampai Minta Bantuan Satpol PP
-
Studi Ungkap Polusi Batubara Diam-Diam Kurangi Produksi Energi Surya Global, Mengapa Bisa?