Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali mengungkit perihal sudah terbitnya Peraturan Polri (Perpol) Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga. Ia mengklaim perpol tersebut juga berpedoman pada aturan FIFA.
Perpol tersebut dikeluarkan Mabes Polri setelah adanya Tragedi Kanjuruhan pada awal November 2022. Sehabis itu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta seluruh pihak untuk melakukan evaluasi termasuk yang bertanggungjawab dengan keamanan selama pertandingan berlangsung.
"Tentunya di dalamnya ada beberapa perbaikan baik terhadap sistem evaluasi, sistem perizinannya, kemudian metode dan kesiapan dari rangkaian pengamanan mulai dari sebelum, pada saat pelaksanaan kegiatan dan pasca kegiatan," kata Listyo saat konferensi pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (5/12/2022).
Listyo mengatakan kalau dalam perpol itu juga diatur bagaimana aparat keamanan melakukan penjagaan saat pertandingan olah raga berlangsung. Ia menyebut kalau Perpol 10/2022 juga mengikuti aturan yang ditetapkan oleh FIFA.
"Semuanya tentunya dilakukan evaluasi dan persiapan yang lebih baik termasuk khususnya terkait dengan aturan-aturan FIFA yang kemudian kita perjelas termasuk masalah penggunaan gas air mata. Tentunya sesuai dengan kesepakatan," ujarnya.
Listyo mengaku siap untuk mendukung kompetisi Liga 1 2022/2023 yang akhirnya mendapatkan persetujuan dari pemerintah untuk dilanjutkan. Perpol 10/2022 juga akan menjadi pijakan Polri pada saat melakukan pengamanan kegiatan olah raga khususnya sepak bola ke depannya.
"Sehingga kedepan kita harapkan dengan evaluasi yang ada kompetisi bisa berjalan dengan lebih baik, lebih sehat, kemudian standar kegiatan stadiun juga lebih baik dan standar pengamanannya juga lebih baik."
Berita Terkait
-
FIFA Buka Pendaftaran Volunteer Piala Dunia U-20 2023, Ini Posisi yang Dibutuhkannya
-
Lowongan Relawan Piala Dunia U-20 Indonesia 2023 Dibuka, Gibran Rakabuming: Gas!
-
Kompetisi Liga 1 2022/2023 Kembali Dilanjutkan, Mahfud MD: Tanpa Ada Penonton
-
Soroti Pengangkatan Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi, ISESS: Kegagalan Manajemen SDM Polri
-
Sudah Diperintahkan Kapolri, Polisi Diminta Langsung Tindak Tegas Gangster dan Begal Motor di Surabaya
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Densus 88 Antiteror Polri Sebut Remaja Jakarta Paling Banyak Terpapar Paham Radikal
-
Awas Macet! Simak Detail Rekayasa Lalu Lintas MRT Jakarta di Harmoni-Mangga Besar Selama 8 Bulan
-
Prabowo: Saya Dituduh Mau Jadi Diktator
-
Dasco Minta Elite Stop Gaduh Pilkada Lewat DPRD, Fokus Dulu Tangani Bencana Sumatera
-
Hampir Setahun Beroperasi, Love Scamming di Jogja Ditaksir Raup Puluhan Miliar Tiap Bulan
-
Teriakan di Gang 10: Teka-teki Keracunan Satu Keluarga di Warakas, Bunuh Diri atau Pembunuhan?
-
Banyak Anak Indonesia Terpapar Paham Neo-Nazi, Densus 88 Antiteror: Kurang Filter dari Negara
-
Prabowo Geleng-gelang Kepala: Bolak-balik Orang Datang Mau Nyogok Saya
-
Pemprov DKI Kucurkan Rp100 M, Sulap Wajah Rasuna Said Usai Tiang Monorel Lenyap
-
Mentan Keseleo Lidah, Sebut Gubernur Jabar Ridwan Kamil Bukan KDM, Langsung Istighfar dan Minta Maaf