Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani menilai kalau program deradikalisasi tidak bisa disebut gagal hanya berdasarkan durasi hukuman kepada terorisme. Apalagi penilaian tersebut merujuk kepada pelaku bom bunuh diri Polsek Astanaanyar, Agus Muslim.
Agus Muslim diketahui merupakan mantan narapidana terorisme atau napiter yang dipenjara 4 tahun di Lapas Nusakambangan. Kembalinya Agus Muslim dengan praktik teroris dianggap banyak kalangan menjadi bukti atas kegagalan deradikalisasi.
Namun, Arsul justru melihat penilaian itu tidak tepat.
"Fakta bahwa pengebom bunuh diri di Bandung itu mantan napiter jangan juga kemudian dipakai untuk menyimpulkan bahwa proses pemasyarakatan, dan program deradikalisasi yang dilakukan serta lamanya hukuman terhadap pelaku terorisme itu gagal total memperbaiki pelaku terorisme," tutur Arsul kepada wartawan, Kamis (8/12/2022).
Arsul berujar untuk membuat kesimpulan yang valid tentang efektivitas hukum, pembinaan di lapas dengan program deradikalisasi dan sebagainya diperlukan audit performance.
Audit juga harus dilakukan secara independen tentang bagaimana para napiter setelah keluar dari lapas.
"Jumlahnya kan ada ratusan maka perlu dilihat dengan sampling yang besar. Berapa dari mereka yang tetap radikal atau kembali melakukan terorisme dan berapa yang benar-benar kembali menjadi warga masyarakat yang baik," kata Arsul.
Rekam Jejak Agus Sujatno
Kepolisian telah memastikan pelaku bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar Kota Bandung, Jawa Barat adalah Agus Sujatno alias Agus Muslim.
Hal tersebut telah dinyatakan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Rabu (7/12/2022).
Tak hanya itu, Kapolri juga sudah memerintahkan untuk mengusut tuntas kasus bom bunuh diri yang menewaskan seorang anggota polisi itu.
Dalam menjalankan aksinya, Agus Sujatno menggunakan dua buah bom panci yang direkatkan ke badannya. Hal itu terungkap dalam rekaman CCTV yang berada di lokasi ledakan.
"Dari CCTV bom dilekatkan keduanya di badannya, ditempel di depan dan belakang, satu meledak dan satu terlempar ke kantor," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo kepada awak media di sela olah TKP bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar.
Sepak Terjang Agus Sujatno
Jika ditelusuri ke belakang, ternyata sosok Agus Sujatno alias Abu Muslim bukanlah orang baru dalam kasus teror bom, khususnya di Kota Bandung.
Berita Terkait
-
Ketika Umar Patek Bebas, Bom Bunuh Diri di Astana Anyar Bandung Meledak
-
Boy Rafli Amar Sebut Tak Semua Napi Teroris Langsung Terima Deradikalisasi, Bom Astanaanyar Jadi Bahan Evaluasi
-
Diperiksa Kasus Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar, Keluarga Agus Muslim Bakal Ditahan Densus?
-
Punya Peran dalam Bom Panci Cicendo, Ini Profil Agus Muslim yang Ledakan Diri di Polsek Astanaanyar
-
Eks Napi Teroris Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri, Intelijen Kecolongan Atau Salah Deradikalisasi?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?
-
Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia
-
Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini
-
Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja
-
Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini