Kemudian hakim bertanya, jarak berapa meter Bharada E menembak Brigadir J.
"Sekitar dua meter yang mulia," jawab Richard.
"Bagaimana saudara menembak," tanya hakim.
"Saya keluarga saja, saya sempat menutup mata ketika tembakan pertama," jawab Richard.
Ia juga sempat menggambarkan momen Yosua sempat berjalan sembari mundur sembari bertanya "ada apa pak,".
"Berapa kali saudara tembak," tanya hakim lagi.
"Seingat saya tiga sampai empat kali yang mulia," jawab Richard.
Menurut Richard, Yosua sempat mengerang saat terkena tembakan hingga kemudian jatuh di ujung tangga. Setelah Yosua jatuh, kata dia, di saat itulah ia maju dan melihat Ferdy Sambo langsung pegang dan kokang senjata lalu ke arah Yosua.
"Dia (Ferdy Sambo) ada sempat tembak ke arah almarhum," ucap Richard.
Baca Juga: 'Putusin Aja Bersalah!' Pengacara Nekat Tantang Hakim Gegara Geram Ferdy Sambo Dituding Bohong
Di momen lain, ucapan 'hajar Chad, hajar Chad' oleh Ferdy Sambo kemudian dipertegas dalam pertanyaan kuasa hukum Richard, yang menanyakan apakah perintah itu untuk menghajar Yosua pakai tangan atau pakai kaki?
"Saya saat itu tidak berpikir hajar menggunakan tangan atau kaki atau senjata, tapi terjadilah penembakan itu, sehingga saya sudah sampaikan ke Richard, saya yang akan bertanggung jawab," jawab Sambo.
Diketahui baik Ferdy Sambo dan Richard Eliezer sama-sama duduk sebagai terdakwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Bedanya, status Richard saat ini adalah sebagai justice collaborator yang mana dirinya dinilai sebagai saksi kunci dalam kasus yang ini.
Berita Terkait
-
Tak Terima Disebut Buta dan Tuli, Kuat Ma'ruf Laporkan Hakim ke Komisi Yudisial
-
'Putusin Aja Bersalah!' Pengacara Nekat Tantang Hakim Gegara Geram Ferdy Sambo Dituding Bohong
-
Putri Candrawathi yang Membuat Brigadir J Dibunuh Ferdy Sambo, Begini Faktanya
-
Kamaruddin Ungkap Ada Perempuan 'Piala Bergilir', Simpanan Para Jenderal Termasuk Ferdy Sambo?
-
Kamaruddin Sebut Brigadir J Disalahgunakan Putri Candrawathi, Meninggal Usai Selidiki Perempuan 'Piala Bergilir'
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
-
Semangat Kemerdekaan, Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Membangun Daerah yang Berdaulat dan Makmur
-
BMW Puncaki Daftar Penjualan Mobil Mewah Meski Pasar Premium Sedang Lesu
-
4 Rekomendasi Obat Totol Flek Hitam Paling Ampuh, Ada yang Hasilnya Kelihatan dalam 7 Hari
-
Eks Member JKT 48 Tegur Keras Anak Buah Erick Thohir: Jujur Aku Kecewa!
-
Solidaritas dengan Korban Gempa Flores, Pemerintah Tunda Pesta Kembang Api di Monas
-
Bukan Sekadar Mediasi, KPAI Minta Pemulihan Korban Bullying SMPN 1 Blora Jadi Prioritas
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal
-
Parade Bendera Merah Putih di Bawah Laut Meriahkan HUT RI ke-81
-
PJJ Sekolah Jakarta 18 Agustus Besok Karena akan Ada Demo Besar? Simak Penjelasan Pemprov DKI