"Kami tentunya mengakomodasi keinginan masyarakat Depok, khususnya warga Muslim yang menyampaikan laporan ke Provinsi Jawa Barat tentang sulitnya mencari masjid untuk shalat di Jalan Margonda Raya," katanya, mengutip dari Antara.
Protes Orang Tua
Sejumlah orang tua siswa berkumpul di gedung sekolah SDN Pondok Cina 1 untuk melakukan perlawanan. Situasi semakin kacau ketika Kepala Satpol PP Kota Depok Loenda Ratnanurdianny mengatakan pihaknya kana mengosongkan lahan dan bangunan SD tersebut. Pasalnya, status kepemilikan lahan menjadi milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Gedung ini sekarang sudah dalam tahap penghapusan aset," kata Linda dikutip dari video tersebut.
Penolakan Sejarawan
JJ Rizal selaku sejarawan menolak dirubuhkannya SDN Pondok Cina 1 dan dibangun menjadi masjid. Pasalnya, sekolah itu telah berusia lebih dari 50 tahun dan sudah seharusnya menjadi cagar budaya. Baginya cara yang ditempuh oleh Pemerintah tidak beradab.
"Sungguh cara2 yg ditempuh tak beradab, wali murid bkn nolak pembangunan masjid raya depok, tp hormatilah hak anak mendapatkan pendidikan," tulis JJ Rizal melalui akun Twitter miliknya, @JJRizal.
Selain itu, baginya ini merupakan bukti bahwa kota ini tidak ramah anak. Predikat Kota Ramah Anak yang diberikan oleh Kementerian PPA pun menjadi tak layak.
"Bagaimana dapat disebut kota layak anak jika wali kotanya tak paham bahwa hal paling esensial bagi anak-anak adalah pendidikan," kata Rizal.
Pembongkaran Ditunda
SDN Pondok Cina 1 sempat akan dirobohkan pada Minggu (11/12). Puluhan Satpol PP pun telah bersiap di lokasi tersebut.
Namun Lienda Ratnanurdianny selaku Kepala Satpol PP Kota Depok mengatakan pihaknya mendapat masukan dari Pemkot dan aparat kepolisian dan menunda pembongkaran. Pihaknya datang untuk mengosongkan lahan.
Sebelumnya, rombongan Satpol PP yang hendak memusnahkan itu dihadang tim kuasa hukum dan organisasi masyarakat Pemuda Pancasila yang telah bersiap sejak 05.00 WIB.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Jelang Pengosongan SDN Pocin 1, Puluhan Orang Tua Murid Lakukan Aksi Protes Tolak Perubahan Jam Belajar
-
Batal Lakukan Pemusnahan, Pemkot Depok Akhirnya Sepakat Berdialog dengan Wali Murid SDN Pocin 1
-
Satpol PP Depok Ngotot Musnahkan Gedung SD Pocin 1, Wali Murid Masih Kompak Menghadang
-
Geram SDN Pondok Cina 1 Bakal Digusur, Netizen Tanya Ridwan Kamil: Ini di Daerah Anda atau Wakanda?
-
Beredar Surat Penggusuran SDN Pocin 1, Warganet Miris Lihat Anak-Anak Harus Menginap Demi Pertahankan Sekolah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT