Suara.com - Seorang mahasiswa Universitas Gunadarma berinisial TPP, dipersekusi rekan kampusnya. Persekusi itu dilakukan lantaran TPP merupakan terduga pelaku pelecehan seksual terhadap rekannya sendiri.
Aksi tersebut viral di sosial media. Salah satu akun yang mengunggah video tersebut yakni @jktinformasi. Dalam video berdurasi 15 detik itu, terlihat seorang mahasiswa berinisial TPP, menjadi korban persekusi lantaran terbukti melakukn pelecehan terhadap seorang mahasiswi yang juga merupakan teman pelaku.
Pelaku terlihat diikat disebuah pohon, kemudian ada seorang wanita yang mencekokinya sebuah minuman yang diduga merupakan air seni.
Pelaku yang saat itu terikat menjadi tontonan tersendiri bagi para mahasiswa. Tak hanya mahasiswa pihak keamanan kampus berseragam lengkap pun ikut menyaksikan peristiwa tersebut.
Terkait itu, Wakasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Supriyadi, mengatakan belum mengetahui tentang persekusi tersebut. Ia menuturkan hingga saat ini belum menerima laporan.
“Mahasiswa Gundar yang mana? Emang udah bikin LP?,” katanya, saat dikonfirmasi, Selasa (13/12/2022).
Saat ditanyai lebih lanjut, Supriyadi malah mengaku tidak tahu terkait perkra tersebut.
“Ya enggak tau, kita mana hapal segitu banyaknya laporan,” katanya.
Meski aksi persekusi telah viral di sosial media, namun Supriyadi masih menunggu laporan tentang hal tersebut.
Baca Juga: Viral Aksi Pelecehan di Universitas Gunadarma, Pelaku Ditelanjangi Hingga Tidak Berdaya
“Ya gimana mau periksa orang belom ada laporan. Kalau begitu kan harus ada laporan, gimana mau periksa. Kita gak tau, bukan belom masuk,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan belum memberikan keterangan terkait peristiwa itu, meski Suara.com telah berulang kali menghubunginya.
Berakhir Damai
Diberitakan sebelumya, Polda Metro Jaya mengkalim, kasus pelecehan yang memimpa mahasiswi Universitas Gunadarma Depok telah berakhir damai. Perkara pelecehan itu disebut sudah diselesaikan dengan cara kekeluargaan.
Diketahui pelaku dan korban sama-sama berkuliah di Universitas Gunadarma, Kota Depok, Jawa Barat. Diketahui pelaku yang berinisial TPP, merupakan mahasiswa Fakultas Komunikasi angkatan 2022.
“Kasusnya sudah diselesaikan damai. Jadi korban tidak melapor dan sudah diselesaikan sama senior-seniornya, ya dikarenakan malu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (13/12/2022).
Berita Terkait
-
Jadi Korban Pelecehan Seksual, Feby Febiola Cabut Laporan Setelah Orang Tua Pelaku Datang: Anak Saya Kalem
-
Detik-Detik Feby Febiola Alami Pelecehan Seksual di Toilet Mal, Saat Buang Air Kecil
-
Viral Aksi Pelecehan di Universitas Gunadarma, Pelaku Ditelanjangi Hingga Tidak Berdaya
-
Pelaku Pelecehan Seksual di Gunadarma Dicekoki Air Kencing Sampai Ditelanjangi oleh Mahasiswa, Warganet Meradang
-
Kronologi Kasus Pelecehan Seksual di Gunadarma: Nyosor Gitu Bibirnya!
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri
-
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar Sekarang