Suara.com - Anggota TNI Angkatan Udara, Pratu SH terekam tengah emosi usai memukul pria lanjut usia atau lansia yang tak lain ialah ayah dari istri sirinya. Akibat tindakannya tersebut, Pratu SH ditangkap oleh Satuan Polisi Militer (Satpom) Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.
Menurut keterangan dari Kepala Penerangan Lanud Ats Letkol Sus M.I. Adam, Pratu SH ditangkap oleh Satpom Lanud Atang Sendjaja Bogor di Tangerang pada Selasa (13/12/2022). Penangkapan tersebut dilakukan setelah Pratu SH menyambangi kediaman keluarga istri sirinya di kawasan Tangerang.
"Sementara korban telah melaporkan kekerasan yang dialaminya ke Satpom Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta," kata Adam melalui keterangan tertulisnya, Rabu (14/12/2022).
Setelah itu, Pratu SH ditahan di Satpom Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta untuk kepentingan pemeriksaan. Sebelumnya Pratu SH sempat ditahan di Satpom Lanud Ats Bogor.
"Bila dalam penyelidikan ditemukan tindakan pidana, TNI AU akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku dan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku," terangnya.
Tindakan penganiayaan itu dilakukan Pratu SH saat hendak mengambil anak yang tengah dijaga oleh lansia tersebut.
Ceritanya, pria lansia yang dianiaya oleh Pratu SH itu merupakan ayah dari istri sirinya.
Awalnya, Pratu SH menghamili perempuan berinisal AM pada Maret 2022. Padahal SH diketahui sudah memiliki istri tetapi belum ada keturunan.
SH lantas menikah siri dengan AM sembari berjanji akan menikahinya secara sah di mata hukum dan agama.
Baca Juga: Viral Pratu SH Aniaya Lansia dan Ingin Culik Anak Hasil Hubungan Gelap, TNI AU: Sedang Dicari Intel
Namun janji hanyalah janji, SH tidak kunjung menikahi AM meskipun sudah melahirkan. Alih-alih mengajaknya ke pelaminan, SH malah hendak mengambil anaknya untuk dimasukan ke kartu keluarga bersama istri sahnya.
Karena mengetahui niat buruk SH, maka keluarga AM melakukan perlindungan. Kakak dari AM menyebut kalau anak dari SH berada di Papua bersama dengan ibunya.
SH yang kesulitan untuk merebut buah hatinya tersebut lantas meneror keluarga AM yang diduga tinggal di Tangerang, Banten.
Berita Terkait
-
Aniaya Lansia dan Hendak Culik Anak dari Hasil Hubungan Gelapnya, Pratu SH Akhirnya Ditangkap!
-
Tindakan KKB Papua Bunuh Dua Tukang Ojek Tak Bisa Ditoleransi, DPR Minta TNI-Polri Langsung Gerak
-
Heboh Oknum Prajurit TNI AU Pukul Lansia, Anggota DPR RI Hillary: Saya Kawal Kasus Ini
-
Viral Oknum Anggota TNI AU Aniaya Lansia Diduga Ingin Rebut Anak Hasil Nikah Siri
-
Heboh Prajurit TNI AU Teror Keluarga Istri Siri, Pratu SH Gebuki Lansia Pakai Helm, Anak Hasil Hubungan Gelap Mau Diculik
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI