Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan video bakal calon presiden Partai NasDem, Anies Baswedan yang diduga tak hafal lagu kebangsaan.
Anies disebut salah lirik saat menyanyikan lagu berjudul Maju Tak Gentar di depan para pendukungnya. Hal ini sontak mengundang berbagai reaksi dari warganet, salah satunya dalam cuitan pengamat politik dan pegiat media sosial, Jhon Sitorus.
"Dulu ada Menteri tidak hafal lirik Lagu Kebangsaan Indonesia Raya," ungkap Jhon Sitorus.
"Sekarang ada pecatan menteri yang tidak hafal lirik lagu waji nasional, Maju Tak Gentar," imbuhnya.
Lebih lanjut Jhon Sitorus mempertanyakan kecintaan dua mantan menteri pada NKRI.
"Sebenarnya mereka benar-benar cinta NKRI enggak sih?Mana suaranya sama-sama 'Sumbang' pulak bah," tambahnya lagi.
Meskipun tak menyebutkan nama, cuitan Jhon Sitorus disebut mengarah sebagai sindiran untuk Anies. Cuitan tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Waktu anak-anak, mereka 'borju' gaulnya sama anak selevel dan di atas mereka. Jarang mau gaul sama anak-anak kampung, pribumi jadi enggak hapal," komentar warganet.
"Mungkin DPR-RI perlu buat aturan agar Pejabat Negara wajib hapal Lagu Wajib dan Pancasila," imbuh warganet lain.
Baca Juga: Gerindra Diminta Legawa Jika Nantinya Anies Menang Lawan Prabowo
"Kalo nggak hafal kan bisa buka Google di HP. Enggak ngasal nyanyi malah jadi candaan orang. Hati-hati jadi orang yang disorot publik harus teliti hati-hati dan cermat dalam segala tindakan," tambah lainnya.
"Orang yang cinta NKRI hari-harinya tidak dihabiskan untuk provokasi, adu domba pecah belah anak bangsa," tulis warganet di kolom komentar.
"Ini kayak gini nih recehan isunya," timpal lainnya.
Diketahui sebelumnya, telah beredar video Anies Baswedan yang menyanyikan lagu 'Maju Tak Gentar' bersama relawannya.
Anies yang berada di atas panggung memandu, namun disebut salah dalam menyanyikan lirik lagu tersebut.
Berita Terkait
-
Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Dianggap Tidak Sopan: 'Karya Anies Mau Dimusnahkan'
-
Gerindra Diminta Legawa Jika Nantinya Anies Menang Lawan Prabowo
-
Lirik Lagu Maju Tak Gentar, Lengkap dengan Video dan Informasi Penciptanya
-
Heboh Video Anies Baswedan Diduga Tak Hafal Lagu 'Maju Tak Gentar', Publik Riuh: Mantan Menteri Pendidikan Kita..
-
Pro Kontra Safari Politik Anies Baswedan, Akbar Faizal: Mereka yang Merasa Layak Jadi Presiden Harus Unjuk Badan, Itu Elegan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag