Suara.com - Politisi Partai NasDem Bestari Barus menganggap hal aneh jika ada pihak yang menyatakan Anies Baswedan ketakutan. Hal itu sehubungan dengan perihal ada indikasi upaya menghapus rekam jejak Anies di DKI Jakarta.
Menurut Bestari, Anies tak ketakutan sama sekali. Terlebih lagi, banyak parpol yang meliriknya meski bukan seorang kader.
"Lah yang takut itu siapa? Berapa partai politik, dia bukan anggota partai politik kemudian menjadi gubernur lima tahun," ungkap Bestari Barus dikutip Suara.com dari kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, Jumat (16/12/2022).
Bestari menyatakan bahwa Anies bukanlah sosokm yang bisa terintimidasi selama ini.
Diungkapkan Bestari, Anies yang tak memiliki ketakutan sama sekali membuat NasDem jatuh cinta kepada sang mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
"Lima tahun dengan prestasi yang menurut hitungan kami moncer, nggak ada itu terintimidasi, bahkan dengan partainya pak Syarif (Gerindra) sekalipun tidak ada terintimidasi," kata Bestari.
"Artinya apa? Zero kalau urusan takut buat Anies Baswedan. Nol besar. Ini hal yang membuat kami jatuh cinta kepadanya. Urusan takut hilang!" lanjutnya menambahkan.
Sebelumnya juga, Bestari menyampaikan bahwa NasDem tetap menetapkan Anies sebagai calon presiden, meski belum deklarasi cawapres.
Selain itu, NasDem sendiri menghormati PKS dan Demokrat yang saat ini dikabarkan masih konsolidasi internal partai.
"Tapi kalau (calon) presidennya udah kira-kira aman-amanlah itu udah Anieslah ini. Kan gitu ya," sambungnya.
Bestari Barus menyebut jika deklarasinya Anies terus menerus akan tanggung, terlebih waktu pun masih panjang.
Lalu, ia menyampaikan bahwa pihak mereka kini memang sedikit lambat daripada sebelumnya. Pasalnya, PKS dan Demokrat masih melakukan konsolidasi internal hingga akhirnya ada kesepakatan bersama.
"Maka saya beberapa kali menyampaikan. Lambat ada yang ditunggu, cepat pun ada yang diburu. Sekarang ini agak lambat sedikit karena memang kawan-kawan ini kan harus berkonsolidasi secara internal terlebih dahulu, baru kemudian memutuskan untuk bersama-sama," jelasnya.
Bestari Barus menyampaikan untuk tak perlu khawatir mengenai deklarasi capres-cawapres dari Koalisi Perubahan.
"InsyaAllah Anies Baswedan calon presiden," tutupnya.
Berita Terkait
-
Tegur Akun NU Garis Lucu soal Video 'Pelanggaran' Batik, Anies Baswedan: Sampaikan Kebenaran Walaupun Itu Kurang Lucu
-
Kasih Klarifikasi Soal Pakai Baju Batik Pelanggaran, Anies Baswedan: Sampaikan Kebenaran Walau Kurang Lucu
-
Elektabilitas PSI Naik di Tengah Badai Hengkangnya Kader Top, Efek 'Ngurusin' Anies?
-
Bicara Soal Pilgub DKI, Heru Budi: Jadi Penjabat Gubernur Aja Sudah Susah, Berat
-
Anies Baswedan Dinilai Sukses Sulap Jakarta Jadi Kota Berkelas Internasional, Helmi Felis: Belum Pernah Ada yang Begini.
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar