Suara.com - Beberapa kebijakan yang diambil Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dianggap ingin menghapus jejak Gubernur sebelumnya, Anies Baswedan. Kebijakan Heru yang terindikasi menghapus jejak Anies itu menuai kritik dari berbagai pihak.
Salah satunya adalah dari ahli hukum tata negara, Refly Harun yang mengatakan Heru tidak sopan karena membuat sejumlah perubahan besar dalam ruang lingkup DKI padahal bukanlah pemimpin yang dipilih langsung oleh warga Jakarta. Simak jejak Anies yang terindikasi dihapus Pj Gubernur DKI Heru Budi berikut ini.
1. Perombakan Pengurus BUMD dan SKPD
Belum lama ini Heru Budi memberhentikan beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Marullah Matali. Langkah tersebut dilihat banyak pihak sebagai upaya Heru untuk mencopot tokoh-tokoh yang sebelumnya dipilih oleh mantan gubernur Anies Baswedan.
Setelah dicopot jadi Sekda, Heru Budi melantik Marullah sebagai Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata yang disebut akan membantu kinerjanya sebagai Pj Gubernur. Heru Budi lalu menunjuk Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah DKI Uus Kuswanto menjadi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta menggantikan Marullah.
2. Rencana Penggantian Slogan Jakarta
Heru Budi juga mengubah logo dan slogan Jakarta yang digunakan selama masa kepemimpinan Anies. Rencananya pemerintah DKI Jakarta akan meresmikan slogan baru dari 'Jakarta Kolaborasi' menjadi 'Sukses Jakarta Untuk Indonesia'.
Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik DKI Jakarta Raides Aryanto mengatakan pengubahan slogan tersebut berkaitan dengan Pemprov DKI yang akan menerapkan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2023-2026.
Heru Budi Hartono mengatakan pergantian slogan adalah suatu hal yang biasa. Ia yakin dengan slogan baru Jakarta dengan harapan agar Jakarta dapat memberikan sumbangsih bagi Indonesia. Selain itu slogan baru tersebut juga untuk mendukung perpindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur.
Baca Juga: Anies Baswedan Dituding Nyolong Panggung, Rocky Gerung: Politik Memang Begitu, Masa Nyolong APBN?
3. Penghapusan Nama Anies di Lapangan Ingub
Penghapusan nama eks Gubernur Anies di lapangan Ingub Klender, Jakarta Timur sempat jadi perbincangan. Padahal Anies merupakan sosok yang menginisiasi dan meresmikan lapangan latihan standar internasional untuk warga itu.
Diketahui Anies membangun lima lapangan berstandar FIFA di dalam perkampungan warga selama menjabat yang punya tujuan agar warga kelas bawah bisa menikmati lapangan dengan fasilitas bagus secara gratis. Lima lokasi Lapangan Ingub itu berada di Serdang, Jakarta Pusat; Muara Angke, Jakarta Utara; Kemanggisan, Jakarta Barat; Jagakarsa, Jakarta Selatan; dan Klender, Jakarta Timur.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Dituding Nyolong Panggung, Rocky Gerung: Politik Memang Begitu, Masa Nyolong APBN?
-
Elit PDIP Gerah Lihat Anies Baswedan Curi Start Kampanye: Tolong Etikanya!
-
Singgung Dugaan Jejak Anies di Jakarta Dihapus, Gerindra: Perubahan Birokrasi Tidak Lazim, Mirip Era Ahok
-
Anies Punya Ketakutan Nol Besar dan Tak Terintimidasi, NasDem: Ini yang Buat Kami Jatuh Cinta Kepadanya
-
Prabowo Ketar-Ketir? Pendukungnya Kini Migrasi Dukung Anies sampai Buat Elektabilitas Melejit di 3 Provinsi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi