Suara.com - Sebuah rekaman video memperlihatkan seorang pria diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) membacok pria di jalan. Video tersebut viral di media sosial.
Berdasarkan video yang diunggah lewat akun Twitter dengan nama @acanzra, terlihat seorang pria yang tak diketahui namanya sedang mengayunkan senjata tajam yang digenggamnya berjenis golok.
Di hadapan terduga pelaku tersebut tampak pria setengah telanjang yang sedang duduk di pinggir jalan. Korban seperti sudah tak berdaya karena mendapat sabetan bertubi-tubi hingga akhirnya terkapar di tanah.
Terlihat warga di lokasi kejadian namun tak berani mendekati terduga pelaku.
Kemudian pada video, terlihat seorang anggota polisi memperingati terduga pelaku agar menjatuhkan senjatanya, namun terduga pelaku masih asyik membabi buta tubuh korban. Polisi terpaksa melepaskan tembakan ke arah terduga pelaku.
Namun pelaku masih bisa bangun hingga harus ditembak beberapa kali.
Informasinya, insiden berdarah-darah itu sendiri terjadi di Jalan Panglima Sudirman, Desa Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur pada Jumat, (16/12/2022) sekitar pukul 08.30 WIB.
Terduga pelaku diketahui berinisial EF (36), sementara korban berinisial S yang diduga juga merupakan ODGJ.
Kronologi yang dihimpun dari beberapa sumber, mulanya terduga pelaku diantarkan pulang oleh ambulans Puskesmas Banyuanyar ke rumahnya di Jl. Taman Desa Paiton Kec. Paiton karena mengamuk.
Baca Juga: Lensa AI yang Tengah Viral Dipermasalahkan Sebagian Pihak, Sebut Hasil Curian dan Merugikan Seniman
Tiba di Desa Randumerak, pelaku mengambil pisau milik penjual bambu di pinggir jalan dan sempat mengambil sepeda ontel petani di pinggir jalan kemudian jalan ke arah barat.
Sekitar pukul 08.30 wib, terduga pelaku tiba di Kantor Shopee Express Desa Kebonagung Kec. Kraksaan Kab. Probolinggo, kemudian membacok salah satu petugas kurir dan mengambil motornya.
Kemudian pelaku menaiki sepeda motor ke arah barat dan setibanya di timur Pabrik Sampoerna, terduga pelaku menghampiri orang yang duduk-duduk di pinggir jalan (diduga orang gila) kemudian pelaku langsung membacok orang tersebut secara bertubi-tubi dan datang petugas kepolisian.
Berita Terkait
-
Kebakaran Diduga di Bandara Ngurah Rai Bali, Asap Hitam Mengepul
-
Bikin Bergidik, Seniman Ini Bikin Kamar dengan Konsep Alam: Tinggal Tunggu Hewan Melata
-
Bukan Karena Penerbit, Ini 3 Hal yang Membuat Novel Kita Laris!
-
Sesat! Iptu Haeruddin Ngaku Nikahi Adik Kandung Istri Tidak Haram, Padahal Lulusan Madrasah Aliyah
-
Ngeri! Sebelum Selingkuh dan Nikahi Adik Istri, Ternyata Iptu Haeruddin Diduga Mencoba Memerkosa
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih
-
Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat
-
Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi
-
Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni
-
Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'
-
Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman
-
Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT
-
Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual
-
Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau