Suara.com - Baru-baru ini seorang remaja laki-laki bernama Fajar viral, karena kisah percintaan yang bikin publik kasihan.
Fajar Sad boy sebenarnya sudah tak asing lagi di sosial media. Dia merupakan pemuda yang viral usai chat yang dikirim diabaikan selama satu bulan oleh wanita yang disebut sebagai kekasihnya.
Pemuda asal Gorontalo ini pun pernah diundang oleh salah satu stasiun TV untuk menceritakan kisahnya tersebut. Terbaru, Fajar juga hadir di konten YouTube milik Denny Cagur.
Dari konten tersebut, mendadak ada salah satu bagian cerita masa lalu Fajar. Dia mengaku pernah kepikiran untuk terjun dari jembatan karena cintanya diputus sang kekasih.
"Sempat teringat pikiran bodoh," ujar Fajar pada Kanal YouTube Denny Cagur TV dikutip pada Senin, (26/12/2022).
Pemuda kelahiran 2007 tersebut mengatakan, ketika itu hatinya begitu tercabik-cabik. Lantaran tak kuat membendung kepedihan, Fajar pun pergi ke sebuah jembatan yang ada di Gorontalo.
Di situ, Fajar sempat merenungi nasibnya sampai akhirnya dia berpikir untuk melompat saja dari jembatan. Beruntungnya, salah seorang teman berhasil menghentikan niatnya itu.
"Karena nyeseknya sudah nggak tahan jadi sakit. Sakit banget. Pas di jembatan udah lihat ke bawah dan mau tutup mata untung temannya kakak tahan gue," tuturnya.
Fajar mengatakan bahwa hal itu dilakukan secara sadar. Namun saat ini dia menyesali.
Baca Juga: Netizen Emosi! Jawaban Fajar Sad Boy Ditanya Denny Cagur Tentang Silsilah Keluarga Bikin Gemes
Fakta Fajar Sad Boy yang Jarang Terungkap
Awal Mula Viral
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, memperlihatkan Fajar sampai menangis sesenggukan karena cintanya ditolak perempuan tersebut.
Video menangisnya itu, membuat Fajar dijuluki dengan istilah sad boy. Secara harfiah, arti kata sad boys atau sad girls sendiri adalah remaja yang sedang sedih.
Jago Pantun
Fajar Sad Boy sempat bercerita bahwa awal mula cara dia 'nembak' pacarnya adalah dengan cara memberikan pantun.
Berita Terkait
-
Viral, Video Syur Diduga Rezky Aditya Pamerkan Bagian Sensitif Saat Video Call Heboh di Twitter hingga Instagram
-
Viral, Warga Nekat Terobos Sungai Meluap Saat Bawa Jenazah, Publik Dibuat Merinding Bulu Kuduk: Astagfirullah
-
Fajar Sadboy Keseringan Nangis, Jadi Gak Bisa Bedakan Sama Ketawa
-
Mudah Menangis seperti Fajar Sadboy Bisa Jadi Tanda Alami Sindrom Serius Ini
-
Sempat Bikin Raffi Ahmad Nangis, Faisal Hamudi Diajak Main Bareng Rafathar, Tatapannya Jadi Sorotan Netizen
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas