Selama menjabat sebagai Vide President ACT, Ibnu Khajar diduga menerima gaji sebesar Rp150 juta per bulan berdasarkan penjelasan Helfi Assegaf.
Hariyana Hermain
Hariyana Hermain merupakan anggota Dewan Pembina ACT. Ia juga menduduki jabatan sebagai Ketua Pengawas ACT pada 2019 hingga 2022 yang bertanggung jawab terkait pembukuan dan keuangan ACT.
Ia juga menjadi anggota presidium yang menentukan pemakaian dana ACR saat Ibnu Khajar menjadi presiden ACT. Dalam kasus ini, ia terlibat dalam penggelapan dana donasi umat serta CSR Boeing sebagai ahli waris korban Lion Air JT-610 pada 29 Oktober 2018.
Hariyana juga diduga menerim agaji sebagai karyawan ACT sebesar Rp50 juta per bulan berdasarkan penjelasan Helfi Assegaf.
Selain itu, ketiga petinggi ACT juga disebut memperoleh kendaraan dinas seperti Toyota Alphard, Honda CR-V, dan Pajero Sport. Sumber gaji ini berasal dari sumbangan dana umat yang hadir setiap tahun lebih dari Rp500 miliar.
Dalam kasus penggelapan dana bantuan sosial korban kecelakaan Lion Air, ketiganya dituntut Jaksa dengan pidana penjara 4 tahun penjara. Ketiganya didakwa Pasal 374 KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) angka 1 KUHP.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Baca Juga: Keji! 3 Eks Petinggi ACT Tilap Dana Korban Kecelakaan Lion Air Rp 117 Miliar
Berita Terkait
-
Keji! 3 Eks Petinggi ACT Tilap Dana Korban Kecelakaan Lion Air Rp 117 Miliar
-
Tok! Mantan Presiden ACT Ahyudin Dituntut 4 Tahun Penjara soal Korupsi Dana Hibah Korban Lion Air Rp117 Miliar
-
Tiga Poin Memberatkan Ahyudin Cs Dituntut 4 Tahun Penjara di Kasus ACT
-
Korupsi Dana Hibah Korban Lion Air Sebesar Rp117 Miliar, Mantan Presiden ACT Ahyudin Dituntut 4 Tahun Penjara
-
Eks Petinggi ACT Jalani Sidang Tuntutan Penggelapan Dana Bantuan Korban Lion Air JT 610 Hari Ini
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi
-
Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M
-
Siti Zuhro Tagih Komitmen Reformasi Polri: Jajaran Harus Setia pada NKRI, Bukan pada Prabowo
-
Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS
-
Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya
-
KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA
-
Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota
-
Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI
-
Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan
-
Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara