Suara.com - Komjen. Pol. Purn Susno Duadji turut menanggapi dan berkomentar mengenai pertemuan di rumah Saguling dan perkataan 'hajar' oleh Ferdy Sambo kepada Bharada E.
Susno mulanya membahas soal pertemuan di rumah Saguling di lantai 3. Susno juga menyebut soal pertemuan mengenai pembagian peran dalam eksekusi Brigadir J.
Lalu, ia menyinggung soal Ferdy Sambo yang memberikan senjata ke sosok Richrad Eliezer yang berpangkat sebagai Bharada, merupakan sebuah perbuatan.
Susno Duadji pun membahas mengenai perintah 'hajar' dari Ferdy Sambo yang notabene seorang jenderal bintang dua ke bawahannya.
"Nah perintahnya apa? Perintahnya kan bisa hajar, bisa kita tinggal tarik di dalam dunia kepolisian yang dimaksud dengan kalau seorang jenderal mengatakan sudah diberi senjata. Kemudian perintahnya hajar, apa itu?" tutur Susno Duadji ketika hadir dalam salah satu program televisi swasta.
Dalam pandangannya sebagai penyidik, Susno Duadji menyampaikan bahwa apa yang dilakukan kubu Sambo ke Brigadir J adalah perbuatan yang sudah direncanakan.
Tanggapan Susno Duadji itu pun dibantah langsung oleh pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Febri Diansyah.
Febri menyampaikan bahwa apa yang dikatakan oleh Susno Duadji hanya berdasarkan satu orang saksi saja, yakni Bharada E alias Richard Eliezer.
"Kita memahami bahwa satu saksi bukanlah saksi, kecuali keterangan satu saksi ini berkesesuaian dengan saksi lain atau bukti yang lain," jelas Febri.
Baca Juga: Anak Ferdy Sambo Berharap Bisa Bertahan Hidup di 2023, Warganet: Uang Bapakmu Masih Numpuk!
Soal pertemuan di lantai 3 rumah Saguling, Febri menyampaikan bahwa keterangan itu hanya berasal dari sosok Bharada E saja atau berdiri sendiri.
Lalu Febri menyatakan bahwa tak pernah terbukti ada pertemuan dan pembagian peran.
"Artinya apa? Kalau kita bicara pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP tentang bersama-sama, konsep meeting of mind pertemuan kehendak antara pihak-pihak yang berbagi peran itu tidak ditemukan dalam bukti di sidang," ungkap Febri.
Berita Terkait
-
Anak Ferdy Sambo Berharap Bisa Bertahan Hidup di 2023, Warganet: Uang Bapakmu Masih Numpuk!
-
Ferdy Sambo Melawan! Siap Seret Kapolri ke Meja Hijau
-
Senyum Menggelitik JPU Dengar Kubu Sambo Bawa-bawa Putusan Kasus Kopi Sianida ke Persidangan
-
SUPER FANTASTIS! Duit Brigadir Joshua Rp 100 Triliun di BNI Cibinong, Irma Hutabarat Terkejut
-
Mobil Mewah Sambo Limited Edition, Pengamat Otomotif: Mungkin Ada Koneksi Khusus dengan Petinggi Supaya..
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi
-
Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal
-
Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran
-
Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat
-
Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!
-
DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz
-
Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus
-
Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global
-
Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata