Suara.com - Presiden Joko Widodo dikabarkan akan segera melakukan reshuffle atau perombakan kabinet. Akibat perombakan ini, tiga menteri dari Partai NasDem disebut-sebut bakal didepak dari pemerintahan.
Sehubung dengan hal tersebut, Ketua DPP NasDem Effendy Choirie menyatakan siap jika menteri dari partainya menjadi sasaran perombakan. Meski demikian, Effendy mengungkapkan jika ketiga menterinya yang berada di pemerintahan memiliki sumbangsih yang baik bagi negara.
"Tiga menteri kita, saya kira selama ini performa, kualitas, dan integeritas saya kira publik tidak meragukan," kata Effendy seperti dikutip Suara.com melalui unggahan kanal YouTube tvOneNews pada Kamis (5/1/2023).
Salah satunya adalah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Menurut Effendy Choirie, Syahrul Yasin telah berkontribusi banyak kepada pemerintahan. Bahkan juga mendapatkan penghargaan atas kinerjanya.
"Pengalaman hidup, pengalaman di birokrasi seperti Pak Menteri Pertanian itu berkarier dari kecamatan, bupati, wakil gubernur, dan gubernur, luar biasa. Saya kira dia mengerti apa yang harus dilakukan, apa yang dibutuhkan oleh negara," terang Effendy.
Kader NasDem ini pun juga menyatakan bahwa setiap menteri pasti tidak bisa terlepas dari kekurangan. Namun, secara umum menurutnya tiga menterinya yang ada di kabinet harusnya bisa lulus dari evaluasi dan tidak terkena reshuffle.
"Adapun masih ada kekurangan sana-sini saya kira itu setiap kabinet setiap pemerintahan tetap ada. Tapi secara umum saya kira kalau dinilai sebagai dosen, lulus lah, bisa cumlaude juga itu," pungkasnya.
Sebagai informasi, tiga menteri dari Partai NasDem tercancam didepak dari kabinet Jokowi. Hal ini disebut-sebut buntut dari NasDem yang mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden 2024.
Baca Juga: Isu Pemakzulan Jokowi Karena Perppu Cipta Kerja Menguat, Begini Respons Pimpinan DPR dari Gerindra
Tag
Berita Terkait
-
Anies Bisa Gagal Jadi Capres Jika Cawapresnya Bukan Sosok ini, Pakar: Tanpa Dia, Dua Partai Tak Bisa Nyalon
-
Kemungkinan Jokowi Reshuffle Menterinya Januari Ini, Ngabalin: Kita Tunggu Bareng-bareng
-
Jejak Jokowi Reshuffle Kabinet di Hari Rabu, Kali Ini Pakai Pasaran Pon?
-
Getol Djarot-Hasto PDIP Minta Anak Buah Surya Paloh Direshuffle, Dibalas Sindiran Sekjen NasDem Sebut 'Presiden Dadakan'
-
Jika Nekat Reshuffle Menteri dari NasDem, Aib Jokowi Disebut Bakal Terbongkar
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius