Suara.com - Politisi PDIP, Deddy Yevri Sitorus, mengatakan bahwa Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputeri kemungkinan belum akan mengumumkan nama calon presiden yang akan diusung pada Januari 2022 atau pada HUT PDIP ke-50.
Deddy mengatakan, Megawati dalam kesempatan tersebut hanya akan memberikan kisi-kisi saja.
"Ya menurut saya belum ya, tapi pasti ketua umum akan memberikan teaser atau kisi-kisi yang mungkin bisa membantu mengurangi spekulasi maupun hiruk pikuk penantian publik yak," kata Deddy dalam diskusi daring bertajuk '2023 Tahun Turbulensi Politik', Sabtu (7/1/2023).
Menurutnya, Megawati belum akan menyebutkan nama soal capres yang akan diusung pada acara PDIP tersebut. Terlebih menurutnya nama-nama bursa capres PDIP kini masih sebagai pejabat publik.
Ia mengatakan, jika disampaikan nama capresnya kekinian ditakutkan malah mengganggu kinerja dari figur tersebut sebagai pejabat.
"Jadi kalau menyebut nama langsung saya kira belum karena siapapun yang ada di daftar untuk dicalonkan itu saat ini masih menjabat di jabatan publik. Jadi saya kira akan menganggu untuk performance mereka hingga tiba waktunya," pungkasnya.
Nama Potensial
Sebelumnya Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menyampaikan bahwa partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri punya banyak nama-nama kader potensial untuk menjadi pemimpin terlebih untuk calon presiden atau capres. Ia menyebut nama Puan Maharani dan Ganjar Pranowo menjadi beberapa figur kader potensial tersebut.
"Ya sebenarnya banyak nama di PDI Perjuangan. Karena banyak menteri-menteri juga yang diusung PDI Perjuangan mereka dipersiapkan dengan sangat baik," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, dikutip Rabu (4/1/2023).
Baca Juga: Pemilu 2024: PDIP Bakal Dapat Kursi di Sumbar, Pengamat Beberkan Alasannya
Ia menyebutkan, nama Puan memang memiliki kapasitas pemimpin yang sudah teruji. Hal itu terlihat bagaimana suksesnya perhelatan P20 atau Parliamentary 20 beberapa waktu lalu di Tanah Air.
"Jadi kalau mbak Puan Maharani memang kapasitas kepemimpinan beliau telah teruji di internal partai legislatif partai di eksekutif partai, tidak ada yang menyangkal terkait kapasitas dan kemampuan leadership dari mbak Puan, kemarin dalam rangka Parlemen G20 begitu banyak apresiasi," tuturnya.
Kemudian Hasto juga memuji kinerja Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dianggap sukses sebagai kader dimulai dari legislatif.
"Pak Ganjar sebagai kepala daerah itu juga berproses anggota legislatif," tuturnya.
Lebih lanjut, Hasto juga menyebut nama-nama kader lainnya seperti Olly Dondokambey, Pramono Anum, Tri Rismaharini hingga Ahmad Basarah. Menurutnya, figur-figur tersebut juga potensial.
Berita Terkait
-
Waduh Ini yang Bikin Megawati Black List SBY, Dituding Berasal dari Comberan
-
PDIP Hati-hati, Reshuffle Menteri NasDem Malah Bisa Untungkan Surya Paloh Ketimbang Jokowi
-
Pemilu 2024: PDIP Bakal Dapat Kursi di Sumbar, Pengamat Beberkan Alasannya
-
PDI Perjuangan Umumkan Ganjar dan Ahok Maju Pilpres 2024? Cek Faktanya di Sini
-
Disindir Djarot PDIP Buat Hengkang dari Kabinet, NasDem Santai: Pendapat Orang Panik dan Galau
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran
-
Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!
-
Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?