Suara.com - Pengacara Putri Candrawathi meminta sidang pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat hari ini digelar secara tertutup. Alasannya, majelis hakim mulai mempertanyakan mengenai peristiwa yang terjadi saat berada di Magelang pada 7 Juli 2022.
Momen itu terjadi ketika Putri diperiksa sebagai terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua di Pengadilan Negeri Jakarta Sslatan, Rabu (11/1/2023).
Berawal ketika hakim bertanya tentang kegiatan apa saja yang dilakukan Putri pada tanggal 7 Juli 2022 saat pagi hari.
"Tanggal 7 (Juli), setelah suami saudara adakan pesta pernikahan di Magelang, suami Saudara pagi hari sudah berangkat ke Jakarta. Apa kegiatan Saudara di tanggal 7 pagi?" tanya hakim.
"Setelah suami saya berangkat pukul 05.00 pagi dari Magelang menuju Yogya, saya tetap istirahat karena saya masih agak ngantuk. Saya bangun agak siang, saya bersih-bersih kamar dan turun makan siang," jawab Putri.
Hakim kembali bertanya soal kegiatan Putri pada 7 Juli. Putri ditanya apakah sempat melihat Kuat Ma'ruf hingga Yosua saat dia kembali untuk istirahat.
Putri mengaku tidak melihat para ajudannya tersebut. Namun, di tengah penjelasannya, suaranya terdengar seperti menahan tangis.
"Habis makan siang, saya naik ke kamar karena saya agak tidak enak badan. Badan saya agak meriang dan pusing, lalu saya naik ke kamar dan untuk istirahat," kata Putri dengan suara bergetar.
Tiba-tiba, pengacara Putri Arman Hanis menginterupsi pertanyaan hakim. Dia meminta sidang digelar secara tertutup karena berkaitan dengan peristiwa pelecehan seksual yang diduga terjadi di Magelang.
"Mohon izin agar persidangan ini apabila keterangan menyangkut kekerasan seksual dimohon untuk ditutup," jelas Arman.
"Nanti akan kami nyatakan tertutup. Kami hanya ingin memastikan keterangan," jawab hakim.
Tag
Berita Terkait
-
Nangis Cerita Kronologi Yosua Masuk Kamar, Putri Candrawathi: Pintu Dibuka Keras, Dia Ada di Kaki Saya
-
Disuruh Resign Gegara Nyelonong ke Kamar, Ucapan Murka Putri Candrawathi ke Yosua: Saya Ampuni Perbuatan Kejimu!
-
Diperiksa Sebagai Terdakwa Kasus Brigadir J, Putri Candrawathi Tiba-tiba Ngeluh Sakit Pencernaan
-
Ditunda Pekan Depan, Alasan Sidang Tuntutan Bharada E Batal Digelar Hari Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak