5. Penculikan Aktivis 1997-1998
Penculikan aktivis 1997-1998 adalah penghilangan paksa para aktivis pro-demokrasi. Peristiwa ini terjadi di antara waktu Pemilu Legislatif Indonesia 1997 dan lengsernya Presiden Soeharto pada tahun 1998.
Kasus penculikan aktivis ini dilakukan oleh kelompok khusus yang dibentuk Mayor Bambang Kristiono dengan nama Tim Mawar. Dari operasi tersebut, tercatat ada 13 aktivis yang masih hilang dan sembilan lainnya telah dilepas oleh si penculik.
6. Kerusuhan Mei 1998
Akibat adanya krisis moneter di era Orde Baru, tercipta kerusuhan pada 13 Mei-15 Mei 1998, di Ibu Kota Jakarta. Peristiwa yang dikenal dengan nama Kerusuhan Mei 1998 itu juga terjadi di beberapa daerah lainnya.
Pada kerusuhan ini, tidak sedikit toko dan perusahaan yang dihancurkan oleh amukan massa. Khususnya, milik warga keturunan Tionghoa yang diruntuhkan rakyat pribumi. Adapun titik kerusuhan terbesar terjadi di Jakarta, Medan dan Surakarta.
7. Tragedi Trisakti dan Semanggi I-II
Tragedi Trisakti adalah peristiwa penembakan terhadap mahasiswa demonstran pada 12 Mei 1998. Mereka melakukan unjuk rasa untuk menuntut Soeharto turun dari jabatannya. Kejadian ini menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti serta puluhan lainnya mengalami luka.
Sementara Tragedi Semanggi I merupakan pelanggaran HAM yang terjadi pada tanggal 11-13 November 1998. Hal ini didasarkan pada dua aksi protes masyarakat dan mahasiswa terhadap pelaksanaan dan agenda Sidang Istimewa MPR di awal pemerintahan Presiden BJ Habibie.
Aksi tersebut menewaskan 17 warga sipil setelah terlibat bentrokan dengan aparat. Kemudian, pada 24 September 1999, tragedi yang disebut Semanggi II terjadi. Ini karena adanya rencana penerapan UU Penanggulangan Keadaan Bahaya (PKB).
Penembakan terhadap mahasiswa pun kembali dilakukan. Berdasarkan catatan Kontras, ada 217 orang luka-luka dan 11 orang meninggal, termasuk Yap Yun Hap. Ia adalah mahasiswa Universitas Indonesia di kawasan Semanggi, Jakarta.
8. Pembantaian Dukun Santet Banyuwangi
Pembantaian Dukun Santet Banyuwangi atau yang juga dikenal sebagai Pembantaian Banyuwangi 1998 adalah salah satu pelanggaran HAM. Peristiwa yang terjadi pada Februari sampai September itu menelan ratusan korban.
Pembantaian yang termasuk salah satu kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia itu belum terpecahkan hingga kini. Sebab, motif dan siapa dalang di balik peristiwa tersebut masih belum diketahui secara pasti.
9. Peristiwa Simpang KKA Aceh
Berita Terkait
-
Kala Jokowi Semangat Lakukan Hilirisasi Industri: Kita Harus Berani, Tidak Boleh Takut
-
'Presiden Dibiarkan Jalan Kaki 3 KM' Terungkap Alasan Jokowi Langsung Copot Gatot Nurmantyo dari Panglima TNI
-
Jokowi Rubah Aturan Devisa, Eksportir Wajib Parkir Dolar Lebih Lama di RI
-
Tidak Ada Tragedi Kanjuruhan, Hanya 12 Pelanggaran HAM Masa Lalu yang Diakui Pemerintah
-
Panda Nababan Cerita Momen Jokowi Balas Dendam Gegara Diserang Antek-Antek SBY: Duduk Dia di Hambalang Plonga-plongo
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi
-
10.000 Pelari Ramaikan wondr Kemala Run 2026 di Bali, Dorong Sport Tourism dan Aksi Sosial
-
Jangan Cuma Ikut Tren! IDAI Ingatkan Bahaya Sleep Training Jika Ortu Malah Asyik Main Sosmed