Suara.com - Beredar kabar melalui video bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh sepakat untuk mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk capres 2024 mendatang.
PDI Perjuangan dan NasDem juga dikabarkan melakukan rapat terbuka dalam membahas hal tersebut.
NasDem diklaim ikut mendukung Ganjar karena disebut gagal mengusung Anies Baswedan.
Informasi tersebut diunggah dan disebarkan oleh kanal YouTube bernama 'OPINI ISTANA CHANNEL' pada 31 Desember 2022.
Begini narasi yang dituliskan dalam unggahan tersebut.
"RAPAT TERBUKA NASDEM DAN PDI, GAGAL USUNG ANIES TERNYATA PALOH DAN MEGAWATI SEPAKAT USUNG GANJAR!" tulis judul unggahan.
"RAPAT TERBUKA NASDEM DAN PDI TERNYATA PALOH DAN MEGAWATI USUNG GANJAR 2024 BEGINI!!!" tulis keterangan thumbnail video.
Lalu benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Baca Juga: 5 Fakta di Balik Pertemuan Luhut dan Surya Paloh di Eropa, Dipuji Nasionalis Sejati
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim soal Megawati dan NasDem mengusung Ganjar Pranowo adalah salah.
Dalam video tersebut, narator membacakan artikel berjudul "Anies Baswedan Disebut Sudah Terkena Sindrom Thanos, Jubir PKB Sebut Ini Penyebab Dirinya Merasa Paling Benar dan Paling Hebat!", milik Warta Ekonomi yang diunggah pada tanggal 19 Desember 2022.
Pembahasan artikel tersebut adalah mengenai Juru Bicara Muda PKB Dira Martamin. Dira menilai Anies terkena sindrom Thanos karena mendukung pemerintah yang kerap mematikan kritik.
Hingga saat ini, Megawati masih menahan mengumumkan capres meski sudah mengantongi nama kandidat jagoannya.
Pada HUT ke-50 PDIP kemarin Selasa (10/01/2023), Megawati pun mengaku tak tergoda untuk mengumumkan nama capres meski diberi tepuk tangan yang keras dari kader PDIP.
KESIMPULAN
Berita Terkait
-
5 Fakta di Balik Pertemuan Luhut dan Surya Paloh di Eropa, Dipuji Nasionalis Sejati
-
CEK FAKTA: Syahrini dan Reino Barack Bercerai Gara-Gara Tak Kunjung Diberi Momongan, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Tangis Keluarga Pecah Dengar Ferdy Sambo Dijatuhi Vonis Hukuman Mati, Benarkah?
-
Ada Kejanggalan yang Aneh Saat Betrand Peto dan Sarwendah Mesra Ini Buktinya, Cek Faktanya Disini
-
Puan Diyakini Bukan Capres Jika PDIP Deklarasi Usai Maret, Ray Rangkuti: Ada Figur Lain yang Disiapkan Bu Mega
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU