Suara.com - Polisi menangkap MY atau biasa disapa Abah Yanto (42) di Perum Gran Verona, Kota Gresik, Jawa Timur. Ia ditangkap atas dugaan penipuan pada Selasa (10/1/2023) dini hari.
Ini berawal dari pengakuannya yang mampu menggandakan uang.
Abah Yanto dikenal sebagai dukun yang bisa menggandakan uang dengan ritual darah. Ia mengaku memiliki pengikut di beberapa kota di Jawa Timur. Alih-alih bertambah, ia justru menipu korbannya yang berharap uangnya dilipatgandakan.
Lantas, seperti apa ritual darah yang dilakukan Abah Yanto untuk menggandakan uang? Cari tahu informasi selengkapnya terkait hal ini melalui fakta-fakta berikut.
Ditemukan Puluhan Kantong Darah
Saat menangkap Abah Yanto di rumah kontrakannya, pada Selasa (10/1/2023) dini hari, polisi menemukan puluhan kantong darah. Diketahui, ada sekitar 34 kantong darah manusia berukuran 200 cc dan 250 cc yang disita.
Tak hanya itu, polisi juga menemukan uang mainan yang dipakai Abah Yanto untuk mengembalikan uang milik korbannya. Kemudian, ditemukan pula sejumlah keris yang digunakan sang dukun dalam melakukan ritual.
Darah untuk Beri Makan Jenglot
Berdasarkan penyelidikan sementara, Abah Yanto kepada polisi mengaku darah itu digunakan sebagai sesajen bagi jenglot. Keterangan ini disampaikan Kanit Pidek Sat Reskrim Polres Gresik Ipda Lutfi Hadi di Mapolres Gresik, Rabu (11/1/2023).
Pemberian sesajen untuk jenglot dilakukan saat ritual penggandaan uang. Ia juga menggunakan keris sebagai media. Ia pun mengaku sudah menjalani ritual selama setahun terakhir dan memiliki pengikut di berbagai kota. Mulai dari Gresik, Tuban, Surabaya, hingga Lamongan.
Pemasok Darah Bukan PMI Gresik
Polisi telah menangkap MI (48), terduga pemasok kantong darah kepada dukun gadungan itu. Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdan pada Jumat (13/1/2023) mengatakan, MI mencari stok darah untuk dijual ke Abah Yanto.
Sejumlah kantong darah yang ditemukan di rumah Abah Yanto memang berlogo PMI. Namun, polisi menyatakan stok itu tidak diperoleh dari PMI Gresik. Kemungkinan MI mendapatkannya dari luar kota.
Ketua PMI Gresik Ahmad Nadlir membuka suara. Ia memastikan kantong darah yang disita polisi dari MY itu bukan dari PMI Gresik. Kasus dukun gadungan yang memakai darah PMI juga disebutnya sudah diketahui oleh Ketua PMI, Jusuf Kalla.
Nadlir pun menjelaskan bahwa setiap kantong darah dari PMI Gresik tidak bisa sembarang dikeluarkan. Sebab, menurut prosedur, harus ada tanda tangan dari rumah sakit yang membutuhkan. Ia juga menduga darah yang dipakai Abah Yanto sudah kedaluwarsa.
Berita Terkait
-
PMI Cianjur Dapatkan Bantuan Sepeda Motor dari PMI Klaten untuk Kendaraan Operasional Kawasan Terdampak Gempa
-
Hari Pertama Sekolah, Anak-anak Korban Gempa Cianjur Belajar di Tenda Darurat
-
Jumlah PMI Asal Karawang Sepanjang Tahun 2022 Meningkat, Paling Banyak Bekerja di Negara Ini
-
2000 Warga Dikirim Pemkab Subang ke Arab Saudi, Untuk Apa?
-
Fasilitas Dikurangi, Muncul Petisi dan Pernyataan Sikap Relawan Donor Darah, Tuntut Ketua PMI Kota Semarang Mundur
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali