Kecelakaan pesawat 101 Yeti Airlines Tahun 2008
Kecelakaan pesawat pribadi juga pernah dialami oleh Yeti Airlines. Pada Oktober 2008, setidaknya ada 18 orang, termasuk 12 orang Jerman dan dua warga Australia.
Mereka tewas ketika sebuah pesawat pribadi kecil milik Yeti Airlines jatuh pada 8 Oktober 2008, di pegunungan terpencil Lukla, di timur laut Nepal. Hanya satu anggota kru yang berhasil diselamatkan dan mengalami luka parah.
Kecelakaan Agni Air Penerbangan 101 2010
Semua 14 penumpang di Agni Air Penerbangan 101, yang sedang dalam perjalanan dari Kathmandu ke Lukla pada 24 Agustus 2010, tewas dalam kecelakaan di dekat Bastipur, Nepal, tepatnya di lereng bukit beberapa menit setelah lepas landas.
Ini disebabkan karena hilangnya indikator sikap dalam kondisi meteorologi instrumen dengan jarak pandang kurang dari 500 meter, menurut panel probe dan pemerintah Nepal saat itu.
Kecelakaan Tara Air Twin Otter Pada Tahun 2010
Sebuah pesawat DHC-6 Twin Otter kembali memakan korban setelah lepas landas Lamidanda ke Kathmandu pada Desember 2010. Pesawat ini tiba-tiba jatuh tak lama setelah lepas landas pada 15 Desember 2010.
Tiga anggota kru, bersama dengan semua 22 penumpang, tewas seketika di lokasi kecelakaan.
Baca Juga: Sejarah Hari Ini: Mengenal Pesawat Ki-43 Hayabusa, Penempur Indonesia dari Masa Revolusi
Kecelakaan Agni Air Dornier 228 Pada Tahun 2012
Sebuah pesawat Dornier 228 milik maskapai swasta Agni Air jatuh di dekat bandara Jomsom, Nepal pada 14 Mei 2012, saat sedang dalam perjalanan dari Pokhara ke Jomsom.
Pesawat yang membawa 21 orang dengan 15 di antaranya, termasuk kedua pilot, tewas. Enam orang berhasil diselamatkan dari lokasi kecelakaan.
Kecelakaan Sita Air Penerbangan 601 Tahun 2012
Di tahun yang sama dengan kecelakaan Agni Air, tepatnya 29 September 2012, sebuah pesawat maskapai Sita Air tiba -tiba jatuh dan tenggelam ke dalam sungai dalam perjalanan dari ibu kota Nepal ke kota pegunungan Lukla.
Kecelakaan ini pun menewaskan semua penumpang yang berjumla 19 orang di dalamnya. Menurut laporan, kesalahan pengambilan keputusan oleh pilot menjadi penyebab utama kecelakaan ini.
Berita Terkait
-
Sejarah Hari Ini: Mengenal Pesawat Ki-43 Hayabusa, Penempur Indonesia dari Masa Revolusi
-
Pesawat Yeti Airlines Jatuh di Nepal, 68 Orang Meninggal Dunia
-
Viral! Beredar Video Facebook Live Penumpang Detik-detik Sebelum Kecelakaan Pesawat di Nepal, Bikin Warganet Merinding
-
Hancur Berkeping, 68 Dilaporkan Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat di Nepal
-
Petaka Udara Yeti Airlines 691, Mengapa Begitu Berisiko Terbang di Nepal?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng
-
Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi
-
Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?
-
KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi
-
Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!
-
Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat
-
AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang
-
AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?
-
Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal