Suara.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta berencana memborong 20 unit sepeda listrik sebagai Kendaraan Dinas Operasional (KDO) di tahun 2023 ini. Pengadaan ini bakal menghabiskan dana sebesar Rp Rp 321,9 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI.
Kepala Satpol PP DKI, Arifin menjelaskan, sepeda listrik yang akan dibeli memiliki spesifikasi 250 watt dengan baterai 36 volt. Tiap unitnya memiliki harga Rp 14,5 juta.
Rencananya, kendaraan listrik ini akan dipakai untuk berkeliling saat kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.
"Belanja 20 unit sepeda listrik untuk mendukung pelaksanaan patroli bidang penegakan peraturan daerah dan peraturan kepala daerah. Patroli bersepeda biasanya digunakan untuk kegiatan car free day," ujar Arifin kepada wartawan, Rabu (18/1/2023).
Ia menyebut pihaknya sengaja memilih pengadaan sepeda listrik ketimbang kendaraan bermotor lantaran aturan CFD yang tidak membolehkannya. Dengan adanya fasilitas baru ini, mobilitas petugas akan lebih cepat mengawasi kegiatan akhir pekan itu.
"Petugas yang naik sepeda ini, tiap waktu dia keliling dari mulai Balai Kota sampai ke Patung Pemuda Senayan, kemudian juga wanita Srikandi (petugas Satpol PP wanita)," ucapnya.
"Kalau sepeda listrik itu kan ada yang bisa memang manual ketika listriknya dimatikan. Kalau dia membutuhkan, dia bisa pakai tenaga listrik di sepedanya," katanya menambahkan.
Selain itu, pihaknya berencana membeli 324 unit sepeda motor patroli matic. Setiap sepeda motor yang akan dibeli memiliki harga Rp 30,8 juta.
Rinciannya, 267 unit akan disebar ke tiap kelurahan, 44 unit ke tiap kecamatan, 6 unit ke tingkat kabupaten/kota, dan 7 unit tingkat provinsi.
Baca Juga: Klaim Salah Isi Data LHKPN, Segini Harta Kekayaan Kepala Satpol PP DKI
Berita Terkait
-
Diduga Tak Berizin, Satpol PP Kota Semarang Siap Segel 2 Perumahan di Ngaliyan
-
Daftar Sepeda Listrik Murah Buatan Dalam Negeri, Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga
-
PKL Banjiri Kawasan Kota Tua Tiap Akhir Pekan, Kasatpol PP Ngaku Kewalahan: Pedagangnya Terlalu Banyak
-
Ngeluh Tak Punya Kantor, Kasatpol PP DKI Ngaku Anak Buahnya di Kecamatan Tidur di Tenda hingga Musala
-
Asyik Nongkrong di Warkop pada Jam Kerja, Satpol PP Bubarkan ASN dengan Pengeras Suara
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif