Suara.com - Salah satu terdakwa kasus pembunuhan Nofriansyah Hutabarat atau Brigadir J, Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pledoi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2023). Sebelumnya, istri Ferdy Sambo itu dituntut 8 tahun penjara oleh jaksa.
Melalui sidang pledoi, Putri membacakan serangkaian nota pembelaannya atas tuntutan jaksa tersebut. Berikut poin-poinnya, mulai dari bantah pakai baju seksi, sebut Yosua keji, hingga mengaku tidak melakukan apa yang dituduhkan kepadanya di kasus pembunuhan itu.
1. Bantah Ganti Pakai Baju Seksi
Putri Candrawathi membantah tudingan jaksa pernah memakai pakaian seksi untuk melancarkan rencana pembunuhan terhadap Yosua. Menurutnya, ia mengganti pakaian tidur yang tergolong sopan.
"Saya berganti pakaian piyama model kemeja dan celana pendek yang masih sopan, dan sama sekali tidak menggunakan pakaian seksi sebagaimana disebutkan jaksa penuntut umum dalam tuntutan dalam tuntutan," ujar Putri.
Ia menjelaskan jika alasan mengganti baju karena yang sebelumnya sudah dipakai sejak dirinya berada di Magelang. Selain itu, Putri juga mengaku memiliki kebiasaan mengganti pakaian sebelum tidur.
"Sampai di rumah Duren Tiga, saya langsung masuk kamar dan menutup pintu. Kemudian, saya berganti pakaian karena pakaian yang saya kenakan saat tiba di rumah Duren Tiga adalah pakaian yang sama sejak keberangkatan sejak pagi dari Magelang. Berganti pakaian ini adalah kebiasaan saya sebelum istirahat atau tidur," kata Putri.
2. Sebut Yosua Keji dan Mengancam Keluarganya
Dalam sidang tersebut, Putri Candrawathi juga menyebut jika Yosua melakukan perbuatan keji, yakni pelecehan. Anak buah suaminya itu juga diakuinya sempat mengancam membunuh keluarganya apabila aksinya diketahui oleh orang lain.
"Yosua melakukan perbuatan keji. Dia melakukan kekerasan seksual, menganiaya, dan mengancam membunuh, bukan hanya bagi saya, melainkan juga orang-orang yang saya cintai jika ada orang lain yang mengetahui apa yang ia lakukan,” ucap Putri Candrawathi.
3. Isu Perselingkuhan Disebutnya Melawan Akal Sehat
Putri Candrawathi mengatakan bahwa beragam tuduhan yang ditujukan kepadanya adalah fitnah dan cacian di luar akal sehat. Adapun dirinya sempat diterpa isu perselingkuhan dengan Brigadir J dan Kuat Ma'ruf.
"Dalam kondisi menahan perih tersebut, saya justru diserang fitnah, cemooh, dan caci maki bahkan saya difitnah di luar akal sehat yang tidak berperikemanusiaan. Saya diberitakan berselingkuh, bukan hanya dengan Yosua tapi juga dengan Kuat Maruf," ujar Putri Candrawathi.
4. Tanggapi Sebutan 'Wanita Tua'
Selain isu perselingkuhan, Putri juga merasa banyak sekali tuduhan tidak karuan yang menyerangnya. Terlebih setelah adanya kekerasan seksual yang terus ia utarakan hingga kini. Istri Sambo itu sempat dituduh sebagai wanita tua yang mengada-ada.
Berita Terkait
-
Putri Nangis Minta Ketemu Anak pada Pledoi, Ayah Brigadir J: Air Mata Buaya, Gimana dengan Anak Kami?
-
6 Fakta Eliezer's Angels, Fans Bharada E yang 'Garang' sampai Bikin Hakim Emosi
-
'Kiranya Tuhan Mengampuni Saya', Kala Ferdy Sambo Terus Dibayangi Eksekusi Mati Usai Bunuh Brigadir J
-
Amarah Ibu Brigadir J Pantau Pledoi Istri Sambo: Putri Manusia Aneh dan Tak Punya Hati Nurani!
-
Putri Candrawathi Bantah Dirinya Selingkuh Sama Siapapun
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial
-
Nekat Bongkar Trotoar Tanpa Izin, Pengelola Hotel di Pondok Indah Kena Sanksi
-
Sebelum Lakukan Pemutihan Utang BPJS, Pemerintah Ingin Pastikan Hal Ini
-
Kendalikan Banjir, Pramono Anung dan Andra Soni Sepakat Bangun Waduk Polor
-
Prabowo Undang Eks Menlu dan Wamenlu ke Istana, Bahas Geopolitik dan BoP
-
Siswa SD Akhiri Hidup: Menko PM Minta Pejabat Peka, Masyarakat Lapor Bila Sulit Ekonomi
-
Lama Sekolah di Luar Negeri, Stella Christie Belajar Membaca Perbedaan Sistem Pendidikan Global
-
Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Gara-Gara Jawaban Rapat Disampaikan Via Medsos
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
Ralat Pernyataan, Kodam IV/Diponegoro Minta Maaf dan Akui Pria yang Foto dengan Anies Anggota Intel