Suara.com - Penerbitan pelat nomor RF akan diberhentikan dari peredaran pada Oktober 2023 mendatang. Pemberhentian ini berlaku untuk pembuatan pelat baru maupun perpanjangan pelat baru terkait pelat tersebut.
Informasi terkait pemberhentian ini disampaikan langsung oleh Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus. Pihaknya menambahkan akan menerbitkan pelat nomor khusus yang baru untuk menggantikan pelat RF.
Yusri Yunus juga menjelaskan saat ini pelat RF telah dihentikan sementara sejak Oktober 2022. Pasalnya, masa berlaku jenis pelat khusus dan rahasia ini hanya setahun dan seharusnya pada Oktober 2023 tidak ada lagi yang beredar di jalanan.
Nantinya akan muncul kebijakan baru pembuatan pelat nomor khusus dan rahasia. Dasar hukumnya yakni reisi dari Peraturan Kepala Polisi Republik iNDONESIA noMOR 7 tAHUN 2021.
Pelat nomor RF akan diberhentikan karena penggunaannya sudah tidk sesuai peruntukannya. Pasalnya, pelat RF justru banyak digunakan oleh masyarakat sipil. Jika nantinya masyarakat sipil masih menggunakannya, maka akan dicabut dan tidak diberikan lagi.
Selama ini terdapat beberapa jenis pelat RF dengan masing-masing singkatan dengan kepanjangannya. Jenis-jenis tersebut yakni RFS (Reformasi Sekretariat Negara), RFO, RFH (Reformasi Hukum), RFQ, RFP (Reformasi Polisi), RFD (Reformasi Darat), RFL (Reformasi Laut), RFU (Reformasi Udara).
Pelat nomor ini yang diawali dengan angka 1 atau 2 serta 4 digit memiliki masa aktif selama satu tahun. Kemudian jika ada pelat RF dengan awalan bukan angka 1 dan 2 serta hanya memiliki 3 atau 2 digit maka masa aktifnya 5 tahun dan merupakan pelat nomor warga biasa yang dipesan khusus.
Berkaitan dengan itu, menarik untuk membahas siapa saja pengguna pelat RF yang bakal dihentikan Polri mulai Oktober 2023 yang tercantum pada Peraturan Kapolri Nomor 3 Tahun 2012 tentang Penerbitan Rekomendasi STNK dan TNKB Khusus dan Rahasia bagi Kendaraan Bermotor Dinas.
Berikut daftar kendaraan yang saat ini berhak menggunakan pelat RF selengkapnya:
Baca Juga: Banyak Disalahgunakan, Penerbitan Pelat RF Diberhentikan Mulai Tahun Ini
- Mobil dengan pelat nomor polisi RF yang merupakan kendaraan pejabat negara, eselon II ke atas hingga menteri. Pelat ini digunakan untuk pengganti pelat merah.
- Pelat dengan huruf RFS di belakang kode dari rahasia fasilitas sipil ini diperuntukkan bagi pejabat sipil. Pelat nomor RFD, RFL, RFU, dan RFP untuk pejabat TNI dan polri.
- Pelat nomor dengan akhiran D digunakan oleh Angkatan Darat, RFL untuk Angkatan Laut, RFU Angkatan Udara, dan RFP untuk Polisi.
- Kode RFO, RFH, RFQ, dan sejenisnya untuk pejabat di bawah eselon II.
- Kendaraan diplomatik yakni seperti kendaraan duta besar dengan kode CD atau Corps Diplomatique atau CC (Corps Consulaire).
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Banyak Disalahgunakan, Penerbitan Pelat RF Diberhentikan Mulai Tahun Ini
-
Alasan Polisi Pelat 'RF' Bukan Lagi Nopol Sakti di Jalan, Ganti Kode Rahasia?
-
Pelat Nomor RF Dihapus, Polisi Akan Gunakan Chip Khusus Awasi Kendaraan Dinas dan Rahasia
-
Banyak Kasus, Polri Resmi Stop Plat Nomor RF
-
Polri Luncurkan Buku Panduan Ujian SIM Berisi 1.200 Soal Bulan Depan, Akan Disebar di Stasiun, Bandara Hingga Sekolah
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!
-
Heboh Keluhan Warga Diwajibkan Bayar Infaq Lewat BAZNAS DKI, Pramono: Tak Boleh Ada Pemaksaan!
-
Angka Perkawinan Anak Turun ke 5,9 Persen, Pemerintah Soroti 380 Ribu Nikah Tak Tercatat
-
Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Demo Agustus, Syahdan Husein Soroti Kasus Aparat Bunuh Anak di Tual
-
Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini
-
KPK Ungkap Modus Budiman Bayu Sembunyikan Uang Gratifikasi Rp5,19 Miliar
-
KPK Ungkap Kasus Korupsi Bea Cukai Pengaruhi Maraknya Rokok Ilegal