Suara.com - Mantan pemain Chelsea dan Newcastle, Christian Atsu dikabarkan menjadi salah satu korban yang terjebak reruntuhan gedung apartemen pasca gempa berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang Turki pada Senin (6/2/2023),
Kabar buruk tersebut lantas membuat informasi mengenai Christian Atsu, termasuk profilnya sekaligus perjalanan kariernya selama menjadi pemain sepak bola turut dicari. Untuk itu, Suara.com sudah merangkumnya.
Profil Christian Atsu
Pemilik nama lengkap Christian Atsu Twasam ini lahir di Ada Foah, Ghana, pada 10 Januari 1992. Ia aktif sebagai pemain sepak bola dan memiliki istri bernama Marie-Claire Rupio. Setelah menikah pada tahun 2012 lalu, mereka dikaruniai dua orang anak laki-laki.
Atsu sendiri mengawali karier sepak bolanya di Ghana, sebelum akhirnya bergabung dengan FC Porto U-19 pada tahun 2009. Selang dua tahun, ia gagal bersaing menjadi tim inti dan dipinjamkan ke Rio Ave. Namun, pada 2012, ia berhasil masuk.
Saat itu, debut internasionalnya dimulai, tepat setelah ia mengikuti lebih dari 30 laga. Lalu, pada 2013, Christian Atsu menarik perhatian tim besar Liga Inggris, Chelsea, hingga membuatnya menandatangani kontrak sebagai pemain di The Blues.
Ia juga tergabung dengan Timnas Ghana dan sempat mewakili negara kelahirannya tersebut di Piala Dunia FIFA 2014. Atsu pun turut serta dalam dua turnamen nasional Piala Afrika, yang bahkan membuatnya terpilih menjadi pemain terbaik saat itu.
Sayangnya, ia kembali sulit bersaing untuk masuk ke jajaran tim inti Chelsea dan membuatnya harus dipinjamkan ke Vitesse. Setelah bermain pada klub ini, Atsu juga sempat tergabung dengan Everton, Bournemouth, Malaga hingga Newcastle United.
Saat bersama Newcastle United, Atsu memiliki performa yang lebih baik. Klub itu pun resmi membawanya ke St James Park pada tahun 2017. Setelah empat tahun, Atsu bergabung dengan klub Al Raed di Arab Saudi.
Baca Juga: Cinta Penelope Beberkan Kondisinya Usai Gempa Turki: Alhamdulillah Baik-baik Saja
Lalu, ia kembali pindah bergabung dengan Hatayspor untuk bermain di Super Lig Turki, kompetisi sepak bola kasta tertinggi di sana. Adapun dirinya hingga kini masih aktif dalam klub tersebut sebagai gelandang dengan nomor punggung 30.
Turut Jadi Korban Gempa Turki
Christian Atsu sebelumnya dikabarkan menjadi salah satu korban yang terjebak di reruntuhan sebuah gedung apartemen di Hatay. Hilangnya mantan pemain Chelsea ini merupakan buntut gempa berkekuatan magnitudo 7,8 di Turki pada Senin (6/2/2023).
Atsu sendiri menghilang hanya beberapa jam setelah ia memberikan kemenangan untuk tim Hatayspor pada Minggu (5/2/2023). Kabar hilangnya ini juga sempat disiarkan oleh Asosiasi Sepak Bola Ghana melalui akun Twitter mereka.
Lalu, pada Selasa (7/2/2023) pagi, dilaporkan The Guardian bahwa Christian Atsu sudah ditemukan. Kondisinya disebut tidak baik-baik saja karena mengalami luka di bagian kaki kanan dan kesulitan bernapas. Ia pun langsung dibawa ke rumah sakit.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Cinta Penelope Beberkan Kondisinya Usai Gempa Turki: Alhamdulillah Baik-baik Saja
-
Turki Berada di Jalur Gempa Paling Aktif Dunia, Korban Mencapai 3.823 Jiwa dan Terbesar Sejak 1939
-
Legislator Ajak Pemerintah dan Rakyat Indonesia Bantu Korban Gempa di Turki
-
KBRI Ankara: 90 Persen WNI di Turki Tak Terdampak Gempa
-
Cara Selamatkan Diri Saat Kondisi Darurat Gempa Bumi
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
-
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
-
Kabar Duka: Ketua KPAI Margaret Maimunah Meninggal Dunia di Jakarta
-
Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza
-
Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?
-
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!
-
Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang
-
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB
-
Ali Khamenei Gugur, Tugas Pemimpin Tertinggi Iran Diambil Alih Dewan Sementara