Suara.com - Kejaksaan Agung terus mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan tower Base Transceiver Station (BTS) 4G oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Setelah melewati sejumlah pemeriksaan, Kini Kejagung menjadwalkan untuk memeriksa Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, pada Kamis (9/2/2023).
Ia akan diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi penyediaan Menara BTS 4G serta infrastruktur pendukung 1, 2, 3, 4, dan 5 badan Aksesibiltas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).
Terkait dengan penjadwalan pemeriksaan itu, Johnny G Plate menyatakan bersedia diperiksa jika memang tidak ada halangan.
Meski begitu, belum diketahui pasti materi pemeriksaan apa yang hendak didalami penyidik melalui Johnny G Plate dalam kasus tersebut yang disebut-sebut merugikan negara hingga Rp1 triliun itu.
Kronologi kasus dugaan korupsi BTS
Kasus dugaan korupsi Menara BTS ini dimulai penyelidikannya oleh Kejagung pada Agustus 2022. Saat itu Kejagung menerima adanya laporan mengenai dugaan tindak pidana dalam proyek BTG 4G.
Adapun proyek tersebut bertujuan untuk mendukung aktivitas masyarakat yang tengah beralih ke daring pada pandemi Covid 19 lalu.
Dalam proyek itu, tercatat total ada 4.200 titik yang akan dibangun Menara BTS, dimana lokasinya berada di wilayah terluar dan terpencil di Indonesia.
Baca Juga: Menkominfo Johnny G Plate Diperiksa Kejagung Hari Ini Terkait Kasus Korupsi BTS
Dalam kasus ini, ada tiga konsorsium yang tengah disidik. Dari ketiga konsorsium itu terdapat lima paket dengan rincian sebagai berikut:
· Paket satu di Kalimantan 269 titik dan Nusa Tenggara 439 titik,
· Paket dua Sumatera 17 titik, Maluku 198 titik, Sulawesi 512 titik,
· Paket tiga Papua 409 titik dan Papua Barat 545 titik.
· Paket empat Papua 966 titik dan,
· Paket lima Papua 845 titik.
Berita Terkait
-
Menkominfo Johnny Plate Berpeluang jadi Tersangka Kasus Korupsi BTS? Kejagung: Kita Lihat Nanti
-
Johnny G Plate Minta Kejagung Tunda Pemeriksaan Hari Ini, Alasan Dampingi Jokowi Acara HPN
-
Apa Itu BTS? Kasus yang Menimpa Menkominfo, Johnny G Plate
-
Menkominfo Johnny G Plate Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Penyediaan BTS 4G
-
Menteri dari Nasdem Akan Diperiksa Kejagung, Kasus Apa Nih?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama
-
Rayakan HUT ke-18 Partai Secara Sederhana, Sejumlah Elite Gerindra Mulai Berdatangan ke Kertanegara
-
Petaka di Jalur Besi Tanah Sareal: Warga Penjaga Palang Pintu Tergeletak Usai Tertemper Kereta
-
Sambut Praja IPDN, Wamendagri Bima Arya Tekankan Fokus Pemulihan Permukiman Warga Aceh Tamiang