Suara.com - Kasus nrkoba yang menjerat irjen Pol Teddy Minahasa Cs pun semakin terungkap. Salah satunya yakni adanya kode “Singgalang 1” yang mulai terungkap maknanya. Istilah itu muncul dalam Surat Dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Berkenaan dengan itu, berikut penjelasan apa itu kode singgalang 1 dalam kasus narkoba Teddy Minahasa.
Menurut JPU Setyo Adhi Wicaksono, Singgalang 1 adalah sebutan atau panggilan untuk Kepala Polisi Daerah Sumatera Barat. Istilah itu muncul saat mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa mengucapkan itu ke Mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara.
“Singgalang 1 itu sebutan atau panggilan untuk Kapolda Sumatera Barat," kata JPU Setyo Adhi Wicaksono di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (8/2/2023).
Berdasarkan dakwaan yang dibacakan, Teddy disebut menginstruksi Dody agar merampas sebagian barang bukti hasil kasus peredaran narkoba. Teddy meminta Dody menukar sabu-sabu seberat 10 kilogram dengan tewas.
"Teddy Minahasa Putra memerintahkan arahan kepada terdakwa untuk mengambil barang bukti narkotika jenis sabu hasil pengungkapan Polres Bukittinggi seberat 10 kilogram, guna dipergunakan untuk undercover buy dan bonus anggota," jelas JPU.
Penggelapan barang itu diawali saat Polres Bukittinggi menangkap peredaran narkotika sabu-sabu dengan berat 41,387 kilogram pada Mei 2022. Kemudian, Dody yang merupakan Kapolres Bukittinggi melaporkan hasil tangkapan ke Teddy selaku atasannya lewat pesan di WhatsApp, dengan pembulatan menjadi 41,4 kilogram.
Selanjutnya, Teddy dan Pejabat Utama Polda Sumatera Barat menghadiri acara makan malam bersama di Hotel Santika Bukittinggi pada 20 Mei 2022. Teddy mengatakan pada acara tersebut jangan lupa Singgalang 1 kepada Dody yang juga berada di lokasi.
Lalu pada pukul 22.00 WIB, saat hendak kembali ke komando, Dody dihubungi Teddy. Ia diminta menghadap ke Teddy di lantai 8 Hotel Santika. Selain itu, Teddy juga memerintahkan Dody untuk mengganti barang bukti sabu dengan tawas.
Baca Juga: Aktor Yoo Ah In Diperiksa Atas Dugaan Penyalahgunaan Obat Bius Propofol
Jaksa melanjutkan, Dody sebenarnya tidak ingin terlibat. Namun perintah tersebut yang datang dari atasan membuat Dody terpaksa mematuhinya.
"Jika dalam waktu satu bulan barang tersebut belum diambil juga, maka akan dimusnahkan oleh terdakwa (Dody), karena Terdakwa tidak berani menyimpannya terlalu lama. Selanjutnya Ttrdakwa meninggalkan kamar hotel Teddy, kembali menuju Mapolres Bukit Tinggi," jelas Jaksa.
Setelah itu, Dody berdiskusi dengan Syamsul Ma’rif di Rumah Dinas Kapolres bukittinggi pada 20 Mei 2022. Syamsul kala itu mengatakan aksinya sangat rawan.
“Namun, terdakwa (Dody) menyampaikan Irjen Teddy Minahasa akan menjadi marah besar seandainya perintah tidak dituruti," tambah Jaksa.
Kemudian Polres Bukittinggi mengadakan press release terkait kasus narkoba pada 21 Mei 2022. Teddy dan Pejabat Utama Sumatera Barat pun hadir.
Setelah press release, Teddy kembali memerintahkan Dody menukar sabu dengan tawas melalui WhatsApp. Dody pun menjawa ‘Siap Jenderal’.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Aktor Yoo Ah In Diperiksa Atas Dugaan Penyalahgunaan Obat Bius Propofol
-
Tolak Eksepsi Teddy Minahasa, Hakim Perintahkan Jaksa Lanjutkan Pemeriksaan
-
Jadi Perantara Peredaran Sabu, Siapa Linda Pujiastuti di Kasus Teddy Minahasa?
-
Eksepsi Teddy Minahasa Ditolak, Hotman Paris Tetap Yakin Dakwaan Jaksa Tidak Cermat
-
Tok! Hakim Tolak Eksepsi Irjen Teddy Minahasa Terdakwa Kasus Tilap Sabu: Jaksa Lanjutkan Pemeriksaan!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Bandingkan Dirinya dengan Febrie, Nadiem Makarim Curhat Langsung Diborgol Saat Ditahan
-
Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa
-
26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat
-
Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
-
Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!
-
92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?
-
Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026
-
Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG
-
Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks