Suara.com - Hotman Paris Hutapea terus 'nyerocos' saat memprotes Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sedang menanyakan Tri Hamdani, selaku saksi dalam perkara penilapan dan penjualan barang bukti sabu, dengan terdakwa Irjen Teddy Minahasa.
Adapun sidang tersebut digelar di Pengadilan Jakarta Barat, pada (13/2/2023).
Kejadian bermula ketika salah seorang JPU, menyakan soal pengendalian narkotika dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas).
"Saudara pernah menangkap pengedar narkoba jaringan lapas?," kata JPU.
"Siap pernah," kata Tri Hamdani.
"Apakah anda menemukan barang bukti?," kata JPU.
"Siap tidak," ungkapnya.
"Kemudian, apakah saudara juga menemukan uang bukti transaksi dari para tersangka?," ungkapnya.
"Siap, tidak," jawab Tri Hamdani.
Namun dalam sepersekian detik, pengacara Teddy Minahasa, Hotman Paris Hutapea langsung menyanggahnya.
"Keberatan yang mulia," kata Hotman.
Hotman menganggap pertanyaan ini sama sekali tidak berkaitan dengan perkara ini.
Meski demikian keberatan Hotman seakan tidak dihiraukan oleh tim JPU. Sehingga perang argumentasi sempat terjadi dalam ruang sidang. Hingga akhirnya, Hakim Ketua Jon Sarman mengetuk palu untuk meredakan suasana.
Sebelumnya, tim pengacara Teddy Minahasa menayakan kepada Tri Hamdani yang berprofesi sebagai penyidik di Polda Metro Jaya, tentang barang bukti dan uang hasil penjualan narkotika.
"Saat penangkapan Teddy Minahasa, saudara menemukan narkoba di Teddy Minahasa?," kata kuasa hukum.
Berita Terkait
-
Pernyataan Alexi Ubaedillah Mantan Kasat Narkoba Polres Bukittinggi Soal Kasus Sabu Teddy Minahasa
-
Sidang Lanjutan Teddy Minahasa, 8 Saksi dari Polres Bukittinggi dan Polda Metro Jaya Dihadirkan
-
Venna Melinda Ditalak Ferry Irawan, Hotman Paris Hutapea: Pokoknya Cerai!
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bukittinggi Ngaku Tak Pernah Dengar Perintah Irjen Teddy Tukar Barbuk Sabu dengan Tawas
-
CEK FAKTA: Video Syur Venna Melinda Berdurasi 2 Menit Beredar di Media Sosial?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur
-
Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara
-
MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat
-
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim