Suara.com - Peristiwa kebakaran yang melanda Depo Pertamina Plumpang di Jakarta Utara pada Jumat (3/3/2023) malam, sejatinya bukan kali pertama terjadi. Pada 2099 lalu, depo tersebut juga pernah terbakar hingga meninggalkan memori buruk bagi warga yang tinggal di sekitarnya.
Salah satu daerah paling dekat dengan depo Pertamina Plumpang yang terbakar adalah kompleks perumahan padat penduduk yakni Kampung Tanah merah Bawah, Koja, Jakarta Utara. Pemukiman itu kini nyaris habis dilalap api kebakaran pada Jumat malam lalu.
Menarik waktu ke belakang, Kampung Tanah Merah memiliki sejarah panjang sengketa lahan. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menjadi Gubernur DKI pada 2012 lalu pernah turun langsung ke daerah ini.
Saat itu, Jokowi menepati janji usai terpilih jadi Gubernur DKI pada 13 Maret 2013, menerbitkan KTP bagi 1.665 jiwa dan 715 KK bagi warga di Kampung Tanah Merah.
Janji politik juga sempat disampaikan Anies Baswedan kala maju di Pilgub DKI 2017. Ia disebut mengajukan kontrak politik dengan warga Tanah Merah, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara.
Dalam salah satu kontrak politik itu adalah, jika Anies terpilih, warga meminta agar kampung-kampung yang dianggap ilegal, yang sudah ditempati warga selama puluhan tahun bisa dilegalisasi.
Selain itu, kontrak politik itu juga meminta Anies Baswedan agar tidak melakukan penggusuran kepada permukiman kumuh. Melainkan, dilakukan penataan seperti kampung tematik atau kampung deret.
Saat itu, jika Anies Baswedan menandatangani kontrak politik itu, warga Tanah Merah menjamin akan mendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilgub Jakarta. Hal itu sama seperti mereka yang juga memenangkan Jokowi-Ahok saat Pilgub Jakarta 2014.
Usai membaca kontrak politik itu, Anies Baswedan pun langsung menandatangani perjanjian tersebut. Di hadapan warga, dia berjanji akan melaksanakan kontrak politik itu jika berhasil memenangkan Pilgub DKI Jakarta pada 15 Februari 2017.
Diingatkan Ahok
Sejatinya, pemukiman Tanah Merah sudah pernah disinggung oleh eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok jauh pada 2016 lalu. Ia mengingatkan agar Anies tak sembarangan membuat janji politik, apalagi terkait rencana pembebasan masalah lahan di Tanah Merah.
Saat itu, Ahok menyatakan, tanah yang diduduki warga itu merupakan aset milik PT Pertamina (Persero), dan seharusnya tidak boleh ditinggal warga.
Ahok mengingatkan, jangan sampai data yang diterima Anies Baswedan keliru. Pasalnya, hal itu akan membuat janji politik yang telah terucap sulit untuk direalisasikan.
Trending di Twitter
Cuitan soal Tanah Merah pun kini ramai di Twitter. Mayoritas pengguna Twitter menyeret nama Anies dan Ahok.
Berita Terkait
-
Ungkap Dugaan Penyebab Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Kapolri Pastikan Terus Cari Tahu Sumber Api
-
Profil Dirut Pertamina Nicke Widyawati, Jabat 2 Periode Dihadapkan Kasus Kebakaran Depo Plumpang
-
Intip Gaji para Komisaris dan Direksi Pertamina hingga Depo Sering Meledak dan Merenggut Belasan Nyawa Tak Berdosa
-
Belasan Nyawa Melayang Akibat Pertamina Plumpang Meledak, Wapres Minta Warga Sabar: Yang Penting Kebutuhan Terjamin
-
Wajah Menteri BUMN Erick Thohir yang Baru Sibuk Urus PSSI, kini Cari 'Kambing Hitam untuk Disalahkan': Saya Copot Lagi
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar
-
Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami
-
WFH Bukan Long Weekend! Pemerintah Pakai Teknologi Pantau Lokasi ASN